October 28, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Tukar Guling Kanada-China di Balik Bebasnya Bos Huawei-Mata-mata

BeritaIndo – Pemerintah Kanada lewat hakim Kanada memutuskan untuk membebaskan serta mengakhiri proses ekstradisi dan pembebasan bersyarat terhadap petinggi raksasa telekomunikasi China, Huawei, Meng Wanzhou. Namun Pemerintah Kanada melakukannya dengan syarat pembebasan 2 WN Kanada yang ditahan China.

Pembebasan Menz Wanzhou ini dilakukan setelah 3 tahun terakhir Meng mendekam ditahanan rumah. Pembebasan ini diputuskan (24/9) waktu setempat usai kesepatakan antara  Meng dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) tercapai berkaitan dengan penangguhan dakwaan penipuan yang dijeratkan terhadapnya.

”Saya telah menandatangani perintah pembebasan,” Ucap Ketua Mahkamah Agung British Columbia, hakim Heather Holmes, pada akhir sidang singkat dimana Jaksa Kanada yang bertindak mewakili AS meminta penundaan proses ekstradisi dan pencabutan jaminan bersyarat terhadap Meng.

Keputusan hakim Kanada untuk membebaskam Meng Wanzhou disampaikan beberapa jam setelah jaksa AS mengumumkan kesepakatan yang telah tercapai dimana dakwaan terhadapnya ditangguhkan dan akhirnya dicabut. Meng yang berusia 49 tahun sendiri ternayta putri dari pendiri Huawei, Ren Zhengfei.

Tiga tahun terakhir ini dihabiskan oleh Meng sebagai tahanan rumah di Vancouver, Kanada, sambil menghadapi sidang ekstradisi ke AS untuk menghadapi dakwaan penipuan terkait anak perusahaan Huawei yang menjual perlengkapan di Iran, yang dianggap melanggar sanksi-sanksi AS.

Meng pun sempat mengucapkan terima kasih kepada hakim, para pendukungnya, para pejabat China dan bahkan pemerintah Kanada karena menegakkan hukum. Dia mengakui selama 3 tahun ini menjalani hidup yang kacau.

”Selama tiga tahun terakhir, hidup saya kacau. Waktu saya terganggu sebagai seorang ibu, istri dan eksekutif perusahan. Namun, Saya meyakini setiap persoalan memiliki pelajaran. Itu benar-benar pengalaman yang tak ternilai dalam hidup saya. Ada pepatah mengatakan, semakin besar kesulitannya, semakin besar pertumbuhannya,” Imbuhnya.

Secara terpisah, Departemen Kehakiman Kanada merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa Meng sekarang bebas untuk meninggalkan Kanada.

Sementara itu, usai menghirup udara bebas, Meng dilaporkan terbang ke Shenzhen dan kembali ke China. Kembalinya Meng ini adalah yang pertama kalinya sejak ditangkap di bandara Vancouver pada 1 Desember 2018 lalu.