October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Tepergok Bawa Narkoba, TKW Asal Polman Terancam Hukuman Mati di Malaysia

BeritaIndo – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) berinisial SA (35), warga kecamatan Mapili, Kabupaten Polewali Mandar, terancam dijatuhi hukuman mati di Malaysia. Ia kedapatan membawa barang diduga narkoba ketika hendak pulang ke Indonesia.

Ibu SA, Bicci, mengungkapkan bahwa kabar ini diperoleh melalui sambungan telepon sebulan lalu dari seorang wanita yang mengaku sebagai polisi diraja Malaysia. Hal itu juga dibenarkan sejumlah kerabatnya yang merantau di negeri jiran tersebut.

”Kabarnya saya terima sekira empat minggu lalu. Sempat ditelepon sama perempuan yang mengaku polisi, dia menyampaikan kalau anak saya ditangkap,” Kata Bicci saat dijumpai wartawan di rumahnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Bicci, anaknya tertangkap di dalam perjalanan menuju pelabuhan Malaysia, ketika hendak kembali pulang ke Indonesia. SA didapati membawa narkoba sebanyak 1 kilogram.

Kendati demikian, Bicii mengaku barang terlarang tersebut bukanlah milik anaknya. Namun titipan orang lain, dengan iming-iming sejumlah uang. SA diketahui bersedia memabwa barang terlarang tersebut. Lantaran saat itu sedang butuh biaya untuk kembali ke kampung halaman.

”Mau pulang ke sini tidak ada biayanya. Akhirnya ikut sama orang dibayarkan. Kapal dititipi barang, bukannya punya dia, dititipi sama orang butuh biaya pulang,” Ungkapnya.

Menurut Bicci, sudah hampir dua tahun lamanya, SA dan suaminya merantau di daerah Bukit Aya Malaysia dan bekerja sebagai buruh di kebun sawit. SA memiliki enam anak, beberapa diantaranya amsih berusia belia dan tinggal bersama neneknya.

Sementara itu, salah satu anak SA, Dani mengaku sangat merindukan ibunya. Dani, yang sudah hampir dua tahun tak bertemu, berharap ibunya bisa segera pulang.

”Sudah hampir dua tahun tidak ketemu dengan ibu, saya sangat rindu. Saya berharap ibu bisa pulang,” Tutur Dani.

Jika terbukti bersalah, pihak keluarga berharap perhatian pemerintah agar ancaman hukuman terhadap SA dapat diringankan.