Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Tangkap Pembunuh Sertu Eka di Papua, Anggota TNI-Polri Dapat Penghargaan

BeritaIndo – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman memberikan penghargaan kepada 4,7 prajurit gabungan TNI-Polri yang menangkap WT, pembunuh Sertu Eka di Yalimo, Papua. Penghargaan diberikan Dudung dalam acara halalbihalal bersama prajurit.

”Terima kasih juga saya sampaikan pada pihak yang lain yang turut membantu keberhasilan tugas anggota di lapangan. Melalui pemberian penghargaan ini saya berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel TNI AD, untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan setiap amanah tugas yang dipercayakan oleh bangsa dan negara,” kata Dudung dalam keterangannya, Senin (9/5/2022).

Penghargaan diberikan di Mabesad. Dudung menyampaikan para prajurit yang mendapat penghargaan ini juga akan diperhatikan jenjang karirnya.

Dudung kemudian mengatakan keberadaan prajurit TNI di Papua untuk tugas pengaman. Selain itu, prajurit bertugas untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”untuk itu, seluruh elemen bangsa di Papua harus bersatu dan saling mendukung untuk mewujudkan situasi yang aman, damai menuju Papua yang semakin maju dan sejahtera,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota TNI AD Pos Ramil Yalimo Sertu Ekan meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal (OT) di Kabupaten Yalimu, Papua. Istri dan anak Sertu Eka juga jadi korban dalam penembakan itu.

Insiden ini terjadi pukul 06.00 Wita pada Kamis (31/3). Sertu Eka mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak kanan tembus bagian kanan. Pada Lokasi kejadian ditemukan proyektil dan selongsong peluru kaliber 5.39 mm AK-47. Garis polisi juga telah terpasang di lokasi.

Istri Sertu Eka kena luka sabetan benda tajam di bagian leher. Saat berusaha dievakuasi ke puskesmas, korban meninggal dalam perjalanan.  Sementara itu.

”iya benar, itu istrinya juga meninggal. Istrinya itu bidan. Sementara anak-anak aman, ada satu anak yang luka di bagian tangan. Rencana kedua korban dan anak-anaknya akan dievakuasi ke Jayapura,” kata Wakapendam.