October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Tabrak Mahasiswi dan Sembunyikan Mayatnya, Sopir Truk Sampah Dituntut 5 Tahun Penjara

BeritaIndo – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Nunukan, Kalimantan Utara menuntut Kaharuddin Bin Leo Idris dengan 5 tahun penajra dalam sidang virtual yang digelar Kamis (2/9/2021) sore.

”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kaharuddin Bin Leo Idris dengan pidana penjara selama 5 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap di tahan,” ujar JPU Nurhadi membacakan tuntutannya di depan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan yang diketuai majelis hakim Yudho Prakoso.

Point yang memberatkan, terdakwa belum meminta maaf pada keluarga korban, tidak memberikan pertolongan pada korban dan malah membuang jasad korban ke semak-semak untuk menyembunyikan kematian korban.

Adapun hal meringankan dari terdakwa adalah belum pernah dihukum dan mengakui terus terang perbuatannya serta sangat menyesal atas perbuatannya. terdakwa juga mempunyai tanggungan keluarga dan sudah berusia lanjut.

”Karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dan menyembunyikan mayat dengan maksud menyembunyikan kematiannya,” Ucap Kaharuddin.

”Terdakwa melanggar dakwaan kesatu pasal 310 ayat (4) tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 181 KUHP sebagaimana dakwaan kombinasi penuntut Umum” Lanjut Nurhadi.

Jaksa juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 2juta subsider 2 bulan kurungan serta menyatakan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor dengan Nomor Polisi KU 2626 NC warna hitam dan dikembalikan pada saksi Edmundos Neno yang merupakan orang tua dari korban Belandina Ulfa.

Sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan di semak belukar dan tertutup daun pisang di areal kebun tak jauh dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (29/4/2021).