October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Sentil Korupsi Bupati Probolinggo, Sri Mulyani Sebut Jumlah Anak Kurang Gizi dan Pengangguran Bertambah

BeritaIndo – Menteri Keuangan Sri Mulyani TUrut mengomentari dugaan kasus korupsi yang dilakukan Bupati Probolinggo Puput Tanriana Sari dan Suaminya, Hasan Aminuddin.

Dalam Unggahan di akun instagram Pribadinya, Sri Mulyani mengunggah data APBN yang ditransfer Pemerintah Probolinggo selama dipimpin Puput Tantria Sari.

Sri Mulyani menulis jumlah transfer keuangan dari APBN ke Kabupaten Probolinggo sejak 2012 sejak 2021 mencapai Rp 15,2 Triliun.

Ia juga menyinggung jumlah anak usia 2 tahun yang alami kurang gizi naik menjadi 34.04% di tahun 2019. ”Anak Usia di bawah 2 tahun yang mengalami kurang gizi Stunting naik dari 21,99% menjadi 34,04.3,5 anak dari 10 anak kurang gizi,” Tulis Sri Mulyani.

Ia juga menjelaskan jika pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo naik menjadi 4,86% ditahun 2021. Sementara itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan 17 tersangka kasus dugaan suap beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo Pada Sabtu (4/9/2021).

Mereka Adalah ASN Pemkab Probolinggo yang diduga memberi suap demi mengisi posisi pejabat kepala desa. Dalam Kasus itu, KPK menduga masing-masing ASN telah menyiapkan Rp 20 juta untuk diserahkan kepada Puput melalui Hasan dengan perantaraan Doddy dan Ridwan agar mereka dipilih sebagai pejabat kepala Desa.

Selain itu, KPK juga menggeledah rumah anak Hasan Aminuddin, Zulmi Noor di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Zulmi adalah anak dari Hasan Aminuddin dari istri yang pertama dan anak sambung Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari.