October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Sejarah Ducati, Produsen Radio Beralih Ke Motor Usai Hancur Saat Perang Dunia

BeritaIndo – Ducati telah menghasilkan berbagai sepeda motor bertenaga dan berkualitas tinggi dengan desain inovatif dan teknologi modern sejak berdirinya perusahaan pada 1926. Produksinya mendunia. Tapi bagaimana sejarah perusahaan ini ?

Ducati merupakan produsen motor terkemuka asal kota Bologna, Italia, yang juga jadi salah satu pioner dalam bidang sepeda motor selain Harley-Davidson dan BMW.

Tapi siapa sangka, di balik nama besarnya, Ducati ternyata berawal dari perusahaan produsen peralatan radio dan elektronik.

Tiga bersaudara asal Itlia adalah pendiri Society Scientifica Radio Brevetti Ducati, yakni Adriano, Bruno dan Marcello Ducati, bersama dengan ayah mereka Antonio.

Perusahaan dimulai sebagai produsen komponen radio karena eksperimen Adriano dengan teknologi radio yang saat itu sedang berkembang.

Ducati sangat sukses sepanjang 1930-an di bidang ini. Tapi pada Perang Dunia II Mereka harus menghentikan produksi ketika Jerman menduduki Pabrik Ducati pada Tahun 1943.

Kejadian tersebut lantas memaksa ketiga bersaudara untuk memikirkan kembali strategi mereka saat dilanda masalah keuangan karena perang dan kehilangan pendapatan, sehingga perusahaan mereka diambil alih oleh pemerintah Italia.

Usai Perang Dunia II selesai, Ducati berusaha memulai kembali bisnis yang berantakan. Tapi arah bisnisnya berubah sudah tidak lagi membuat komponen radio.

Ducati kemudian melihat ada kesempatan di bidang otomotif dan transportasi. Maka Ducati mulai membuat mesin. Pada 1946 lahirlah mesin motor mungil 50cc Cucciolo. Mesin tersebut bukanlah desain Ducati melainkan rancangan Aldo Farinelli.

Produksi pertama Cucciolo mendulang kesuksesan. Dua tahun setelah, tepatnya pada Juli 1949, Ducati memproduksi sepeda motor lengkap pertama, Ducati 60.

Keberhasilan ini mengukuhkan Ducati sebagai produsen sepeda motor. Pada Tahun 1954, disebut Ducati Meccanica SpA. Tiga saudara pendiri Ducati itu hanya memiliki perusahaan sampai tahun 1948 saja. Ketika kesulitan memaksa mereka untuk menyerahkan perusahaan mereka kepada pemerintah Italia, Setelah itu perusahaan tersebut dipindah tangankan beberapa kali.