November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Satu Orang Tewas Ditusuk Saat Pesta Miras di Malang

BeritaIndo – Satu orang tewas usai berkelahi ditengah pesta miras di Kepanjen, Kabupaten Malang. Korban adalah MS alias Memet (36), warga setempat.

Memet tewas setelah ditusuk dengan sejata tajam oleh rekannya sendiri MK (31), warga Kelurahan/Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono menjelaskan, peristiwa terjadi pada Kamis (4/11/2021), sekitar pukul 19:00 WIB. Lokasinya di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kecamatan Kepanjen, Kabuapten Malang.

”Waktu itu, korban dan tersangka melakukan pesta miras dengan dua teman lainnya Kacong dan Teteng,” Kata Bagoes kepada Wartawan, Minggu (7/11/2021).

Ditengah pesta miras di Malang berlangsung, antara korban dan tersangka terjadi perselisihan, pertikaian tak terhindarkan setelah korban tersulut emosi.

Dengan emosi memuncak, korban mengambil paksa pisau milik penjual pempek berada tak jauh dari lokasi kejadian. Pisau itu kemudian digunakan untuk menyerang pelaku.

”Akhirnya MS mengambil sebilah pisau dapur dari penjual pempek atas nama Saudara Mistani yang waktu itu pisaunya sedang dipakai mengiris pempek,” tuturnya.

Kapolres melanjutkan, MS yang dalam keadaan mabuk, mencoba melakukan penusukan ke pelaku, namun ditangkis pelaku.

”Dan pelaku langsung merebut dan mengambil pisaunya, kemudian menusuk korban dengan pisau dibagian dada,” sambung Bagoes didampingi Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi.

Setelah mengetahui korban tergeletak, pelaku langsung lari meninggalkan tempat kejadian perkara. Warga yang melihat kejadian kemudian menolong korban karena penganiayaan itu” Tegas Bagoes.

Sementara hasil visum menyebutkan luka yang dialami MS cukup parah. Pisau yang digunakan menusuk korban menembus dada hingga mengenai bagian jantung.

Pasca kejadian, Satreskrim dan unit identifikasi Polres Malang segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk olah TKP dan mencari keterangan dari para saksi.

Setelah mendapatkan keterangan dari para saksi, dan mengantongi identitas pelaku. Kurang dari dua jam petugas berhasil menangkap pelaku dirumah saudaranya yang ada di wilayah Kepanjen. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan.

MK dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.