Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Rusia-Ukraina Gencatan Senjata, Zelensky Minta PBB Bantu Evakuasi Warga

BeritaIndo – Rusia memutuskan untuk melakukan gencatan senjata dengan Ukraina di Mariupol untuk memberi kesempatan evakuasi terhadap warga yang terluka. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta bantuan PBB untuk menyelamatkan warga Ukraina yang terluka.

Zelensky  meminta PBB untuk membantu evakuasi warganya, khususnya yang masih terjebak dalam keadaan terluka di bawah pabrik-pabrik baja raksasa Azovstal. Pabrik tersebut porak-poranda usai digempur oleh militer Rusia.

”Nyawa orang-orang yang tersisa disana dalam bahaya. Setiap orang penting bagi kami. Kami meminta bantuan Anda untuk menyelamatkan mereka,” kata Zelenksy kepada Antonio Guterres melalui telepon, setelah berterima kasih kepadanya atas keberhasilan evakuasi yang dipimpin oleh PBB dan Palang Merah ini.

Dia meminta PBB untuk membantu memindahkan semua yang terluka dari Azovstal. Pernyataan itu muncul saat Ukraina mengatakan bahwa ada pertempuran sengit dengan pasukan Rusia di pabrik itu, tempat tentara Ukraina bersembunyi selama berminggu-minggu.

Zelensky mengatakan bahwa evakuasi minggu ini yang dipimpin oleh PBB dan Palang Merah menunjukkan kepada dunia bawa organisasi internasional ini dapat efektif. Dia ”menyatakan harapan untuk kelanjutan yang sukses dari operasi evakuasi yang sedang berlangsung.”

Rusia memutuskan untuk melakukan gencatan senjata dengan Ukraina. Rusia akan mengarahkan pasukannya untuk menghentikan tembakan di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol Ukraina dengan membuka koridor kemanusiaan bagi warga sipil selama tiga hari mulai kamis.

”Angkatan bersenjata Rusia akan dari pukul 8 pagi hingga 6 sore waktu Moskow, 0500 GMT hingga 1500 GMT pada 5,6 dan 7 Mei membuka koridor kemanusiaan dari wilayah pabrik metalurgi Azovstal untuk mengevakuasi warga sipil,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

”Selama periode ini, angkatan bersenjata Rusia dan formasi Republik Rakyat Donetsk akan secara sepihak menghentikan permusuhan apa pun,” jelasnya.