Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Rusia Balas Klaim Serangan di Pulau Ular : 2 Bomber dan 1 Heli Ukraina Hancur

BeritaIndo – Rusia membalas klaim Ukraina yang menyebut telah menenggelamkan kapal perangnya di dekat Pulau Ular atau Pulau Zmiinyi di Laut Hitam. Aksi klaim serupa diketahui juga pernah terjadi di awal invasi pada Februari lalu.

Kementerian Pertahanan Rusia melalui juru bicaranya, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, mengatakan bahwa pada Sabtu (7/5) malam waktu setempat, dua pesawat pembom Su-24 Ukraina dan satu helikopter Mi-24 Angkatan Udara Ukraina berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Rusia yang menguasai pulau Ular.

Klaim ini berbeda dengan apa yang disampaikan juru bicara administrasi wilayah Odesa Ukraina, Serhiy Bratchuk pada Minggu (8/5). Bratchuck mengklaim pihaknya berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah helikopter Rusia di pulau Ular pada Sabtu (7/5) malam waktu setempat.

Militer Ukraina pun merilis rekaman yang konon menunjukkan apa yang tampak seperti ledakan di atas pesawat, dimana puing-puing tampak terjatuh. Citra satelit pada Minggu pagi menunjukkan asap membumbung dari pulau tersebut.

Bratchuck juga mengatakan kapal pendarat dengan kapasitas sekitar 80-100 personel milik Rusia telah ditenggelamkan, termasuk dua kapak patroli Raptor. Dilaporkan, menurut informasi awal, sekitar 40 tentara Rusia telah tewas.

Tak hanya di Pulau Ular, Baik Rusia maupun Ukraina juga memberikan tanggapan berbeda terkait serangan di dekat pelabuhan Odesa. Rusia mengatakan mereka telah menjatuhkan drone tempur Bayraktar-TB2 di dekat Odesa. Sementara militer Ukraina mengatakan telah mencegat dua rudal jelajah yang diluncurkan oleh pesawat Rusia.

Bratchuk mengatakan bahwa 10 rudal jelajah Rusia telah ditembakkan ke wilayah Odesa pada hari Sabtu lalu. Landasan pacu di bandara utama juga kembali dihantam. Sebuah distrik perumahan juga terkena.