October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Pungli Sertifikat Tanah, Lurah di Samarinda Ditangkap

BeritaIndo – Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, menetapkan seorang oknum lurah dan satu rekannya sebagai tersangka dalam operasi tankap tangan (OTT) kasus pungutan liar di kota Setempat OTT dilakukan dalam pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021 oleh Satreskrim Polresta Samarinda.

”Kami telah melakukan OTT terhadap oknum lurah di Samarindah terkait perkara pungli pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” Kata Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto di Samarindah.

Dia mengungkapkan kronologi kasus berawal adanya informasi yang diterima bahwa setiap mengurus atau membuat PTSL di Kelurahan Sungai Kapih selalu dmintai sejumlah uang.

”Infortmasi itu kami kembangkan oleh Unit Tipikor dan berhasil mengumpulkan bukti kuat yang mengarah pada dua tersangka yang sudah kami tangkap,” Lanjutnya.

Wakapolresta terus mengatakan OTT dilakukan pada Selasa (5/10) siang, sekitar pukul 13:00 Wita. Unit Tipikor segera melakukan OTT dengan proses hukum yang dilakukan terhadap pelaku berinisial EA Oknum Lurah dan RA Rekanan.

AKBP Eko juga mengatakan masing-masing tersangka memiliki peran, yang satu orang ini adalah oknum lurah. Saat masyarakat datang unguk mengajukan permohonan atau mengajukan sertifikat tanah, itu dikumpulkan oleh oknum pejabat kelurahan tersebut melalui RA.

RA tidak ada jabatan di lingkup kelurahan tersebut, tapi orang luar yang difungsikan oleh oknum luran untuk mengumpulkan semua masyarakat yang melakukan permohonan sertfikat tanah. Masyarakat yang mengajukan permohonan sertifikat tanah dimintai biaya Rp 1,5 juta per kaveling (200 Meter Persegi).

”Pungli ini dilakukan sejak November 2020. Barang Bukti saat OTT berjumlah 600 Juta lebih uang tunai. Ada yang dalam rekening dan ada di dalam meja kerja. Diperkirakan ada 1,500 pengajuan dari masyarakat yang mengajukan untuk membuat sertifikat tanah, ada sebagian yang bayar cash, ada juga yang mencicil,” Ungkapnya

Tersangka baru dua. Ini diperoleh atas laporan masyarakat yang merasa dirugikan. Karena pengajuan PTSL ini tidak di pungut biaya sama sekali. Sesuai amanat Presiden. Ditambah lagi dengan adanya SKB 3 menteri yakni Mendagri, Kementerian ATR, dan Kemendes PDTT.