Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Puluhan Orang Rugi Rp 44 Miliar Tapi Indra Kenz Ngaku Tak Niat Nipu

BeritaIndo – Tersangka kasus Binomo, Indra Kenz, meminta maaf saat ditampilkan ke publik memakai baju tahanan. Dia mengaku tak berniat menipu meski puluhan orang rugi karena bermain Binomo.

Bareskrim mencatat setidaknya ada 40 korban kasus Binomo atas tersangka Indra Kenz. Kerugian korban mencapai Rp 44 Miliar.

”Ada 40 korban dengan kerugian kurang-lebih mencapai Rp 44 iliar dan ini dimungkinkan masih terus akan bertambah karena kami sudah membuka hotline terkait korban Binomo ini. Apabila akan ada update, kami akan sampaikan,” Kata Kasubdit II Dittipideksus Kombes Candra Sukma Kumara dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022).

Bareskrim telah memeriksa 64 saksi dalam kasus ini. Selain itu, sejumlah barang bukti telah disita. ”Terkait barang bukti ada kendaraan yang kita hadirkan, Tesla. Kemudian untuk Ferrari ada di Sumatera Utara dan sebagian rumah maupun tanha yang sudah kita sita,” Ujar Candra.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Ekonomo Khusus (Dirtpideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan, memastikan pihaknya bergerak terus mengembangkan kasus Binomo. Tersangka lain diburu.

”Kami tidak berhenti disini aja. Kami lagi mengembangkan terkait tersangka lainnya yang kami duga masih ada dan belum kami tangkap,” Kata Whisnu.

Afiliator Binomo itu meminta maaf kepada masyarakat saat ditampilkan di Bareskrim Polri. Indra Kenz mengaku dari awal tidak punya niat menipu. ”Dari awal tidak pernah ada niatan untuk merugikan orang lain, apalagai sampai menipu,” Kata Indra Kenz di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (25/3).

Indra Kenz menyebut orang tuanya tidak pernah mengajarkan menipu. Dia menyayangkan kejadian Binomo itu. ”Karena orang tua saya tidak pernah mengajarkan saya untuk menipu, tapi sayang sekali hal ini terjadi,” Ujar Indra Kenz.

Indra Kenz pun menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait Investasi. Dia berharap masyarakat bisa belajar lebih baik mengenai investasi.