November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Polisi Telah Dapatkan GAMBARAN dan JUMLAH PELAKU, Berita Terbaru Pembunuh Ibu dan Anak di Subang

Berita terbaru kasus ibu dan anak di Subang, jelang detik-detik pihak Kepolisian mengungkap pelaku kasus tersebut.

Kasus Subang yang menyebabkan tewasnya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang merupakan ibu dan anak, pada rumah mereka di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang, 18 Agustus 2021.

Masyarakat masih bertanya-tanya, kemungkinan pihak Kepolisian dapat segera mengungkap, dan kemudian pembunuh ibu dan anak di Subang dapat segera ditangkap.

Meski sudah tahu pelakunya, namun pihak polisi tidak akan terburu buru. Dikatakan dr Sumy Hastry untuk membuka misteri kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini, pihak polisi sangat berhati hati dalam mengungkapkan kasus pembunuhan Subang ini.

Seperti diketahui informasi adanya bercak darah pada jaket dan kancing baju pada saksi Yosef Subang sudah banyak diberitakan media dan pihak penyidik Kepolisian pastinya sudah memasukan dalam BAP kasus subang ibu dan anak tersebut.

Berita terbaru pembunuh ibu dan anak di Subang tentang adanya percikan darah di sekitar kancing, baju dan celana Yosef, ramai menjadi pertanyaan netizen, dalam keterangannya, Yosef menyatakan bahwa yang percikan darah itu saat dirinya berada di kamar mandi ada air genangan kesannya gambarkan bunga bunga terpercik disitu.

Fakta mengenai adanya bercak darah pada jaket dan kancing baju saksi Yosef Subang menjadi perhatian dan analisa pada video terbaru 21 November 2021 di Kanal Anjas di Thailand.

Mendekati 100 hari pengungkapan kasus di Subang ini, DeskJabar.com mengutip beberapa pernyataan Anjas di Thailand dalam video terbarunya “YOSEP TIDAK MUNGKIN PELAKUNNYA?”

“Perencanaan oleh si pelaku pembunuh sangat bagus,” kata Sumy.

Memang apa yang dikatakan dr Sumy Hastry itu berdasarkan sudut pandang ilmu forensik.

Juga beberapa informasi pengungkapan kasus Subang ibu dan anak terbaru, dari Kanal Youtube Denny Darko yang melakukan wawancara dengan dr. Sumy Hastry antara lain mengenai DNA terduga pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Baik Anjas maupun dr. Sumi Hastry, di tempat dan waktu berbeda sepakat bahwa pihak penyidik Polri sebetulnya sudah memiliki informasi cukup lengkap mengenai profil dan jumlah pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Dalam video terbaru pada Kanal Youtube, Anjas menyebutkan detik detik menjelang penentuan tersangka dari berbagai analisanya, antara lain, sebetulnya tim penyidik Kepolisian sudah mengantongi alat bukti dari nama yang muncul 18 Agustus 2021 sampai sekarang dari kasus Subang.

Adanya percikan darah kecil di kancing baju saksi Yosef Subang, ini justru semakin membuat penasaran lebih dalam lagi.

Anjas menjelaskan, percikan darah yang ada di kancing baju walau pun hanya setitik kecil berarti bak mandi darahnya sangat kental sekali.

Kalau seandainya benar, tapi menurut keterangan Danu, bahwa bak mandi di lokasi airnya biasa saja tidak kental cuman agak keruh.

“Memang ada darah di mana mana, ini jadi pertanyaan itu bisa jadi alat bukti, ini masuk akal atau framing.” lanjut Anjas.

Ditempat lain dr. Sumi Hastry Polwan yang merupakan Ahli Forensik Polri menyebutkan jejak di tempat kejadian perkara (TKP) tidak akan bohong dan ini tidak bisa dipalsukan.

“Saya kan mengumpulkan ilmiahnya aja. Buktinya akan muncul dari forensik, jejak di tempat kejadian perkara (TKP) tidak akan bohong dan ini tidak bisa dipalsukan,” kata dr Sumy Hastry.

Ia pun menganalogikan soal seseorang yang kecipratan air minum bekas seseorang, lalu diminum lagi oleh orang lain. Jejak itu bisa terdeteksi secara tes DNA bahwa ada dua orang yang minum di gelas tersebut.

Ahli Forensik Polri, dr. Sumi Hastry meyakini tidak kejahatan yang sempurna, semua bisa dibuktikan secara ilmiah.

“Tidak mungkin bisa dibohongi karena ini sudah dibuktikan secara ilmiah, jadi kesimpulannya tidak akan ada kejahatan yang sempurna,” ujarnya.

Meski tidak menyebutkan soal nama pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, pakar forensik Mabes Polri itu menyebutkan soal gambaran dan jumlah pelaku.

Sebagaimana keyakinan sebelumnya, dr Sumy Hastry menjamin kasus pembunuhan Subang tidak akan dipetieskan dan pasti akan terungkap berdasarkan sudut pandang ilmu forensik.***