Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Polisi Bantah Jemput Paksa Wanita yang Ngaku Tolong Anjing di Tangerang

BeritaIndo – Seorang wanita di Cipondoh, Tangerang, bernama Christine mengaku dijemput paksa polisi karena dituduh mencuri anjing yang hendak diselamatkan. Menanggapi hal tersebut, polisi membantah adanya upaya penjemputan paksa yang dilakukan terhadap Christine.

”Kita ajak ke polsek untuk memediasi klarifikasi gitu lo, tapi tidak mau-mau. Ya polisi jika bisa persuasif ya persuasif. Kita di depan tidak ngapa-ngapain, orangnya juga tidak dijemput toh, dia dirumah,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Ipda Zainal Arifin saat dimintai konfirmasi, Minggu (3/4/2022).

Zainal mengaku tidak ambil pusing terkait pelaporan dirinya ke Propam Polres Metro Tangerang Kota. Pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus kehilangan anjing tersebut.

”Ya itukan haknya dia lah yang laporin ya silahkan. Kita kan melayani mayarakat juga terkait ada pelapor datang ke polsek mengaku kehilangan anjing kemudian kita ayani kita lakukan penyelidikan ada rekaman CCTV, ada foto-foto diduga pelaku, itu kan pada saat mengambil anjing itu kan diduga pelaku ini kan tidak minta izin,” kata Zainal.

Lebih lanjut, Zainal mengatakan pihaknya akan meminta klarifikasi Christine terkait pelaporan ke Propam tersebut. Hingga kini, polisi sudah memerika sebanyak 4 saksi terkait perkara tersebut.

”Ya ada nanti (Klarifikasi). Panggilanlah untuk diklarifikasi kalau dia hanya menyampaikan di media begini-begini kita kan polisi belum dikasih. Saksi sih udah empat ini empat orang yang ada disekitar itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah dilaporkan ke Propam oleh seorang wanita bernama Christine yang mengaku dijemput paksa. Penjemputan paksa itu karena Christine mengaku dituduh mencuri anjing yang hendak diselamatkan.

”Itu saya juga bingung saya kan niatnya cuman nolongin anjingnya terus saya dibilang pencurian saya mintain buktinya dia tunjukin CCTV saya lagi berdiri di pinggir jalan. jadi maksudnya bukan dirumah pemiliknya tapi saya berdiri di pekarangan bebas. Ya itu kan berarti semua orang punya hak untuk disitu dong kan bukan rumah pribadi dan saya juga nolongin anjingnya bukan ambil dari rumahnya,” ujar Christine kepada wartawan, Minggu (3/4/2022).

Tak cuma  Kapolsek Cipondoh, Christine membeberkan laporan ke propam ini ditujukan kepada Kapolsek Cipondoh Kompol Ubadidillah, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Ipda Zainal Arifin dan Polwan Suswanti. Sebab, Christine mengaku tidak ada niatan sedikit pun untuk mencuri anjing itu.

Christine mengaku saat dia dipaksa untuk langsung ke Polsek Cipondoh. Dia menyebut penjemputan paksanya itu terjadi pada 31 maret 2021 sekitar pukul 12:30 WIB.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Ipda Zainal Arifin menjelaskan laporan itu dilayangkan Christine Kamis lalu ke Propam Porles Tangerang. Dia menganggap laporan ke Propam hak masyarakat. Menurut Zainal, pihaknya hanya menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengaku kehilangan anjing.

”Udah, dari kemarin dia (Christine) sudah laporan itu. dari Kamis malam. Ya itu kan haknya dia lah yang laporin silahkan. Kita kan melayani masyarakat juga. Terkait dengan ada pelapor datang ke Polsek dia mengaku kehilangan anjing kemudian kita layani kita lakukan penyelidikan ada rekaman CCTV,” ucapnya.