January 28, 2022

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Pembunuhan Penjaga Pantai Anyer Ngaku Dendam Pernah Dikeroyok Korban

BeritaIndo – Polisi membeberkan motif pembunuhan penjaga Pantai Anyer, Jujut Armana (27). Polisi menyampaikan pengakuan tersangka Saliya alias Carli soal dendamnya kepada korban.

”Tersangka meyimpan dendam dan sudah mempunyai niat untuk membalaskan dendam yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 11. Namun, Sabtu malam korban ada disekitar Hotel Marbella, atau tepatnya tanggal 10 Pukul 01:30 WIB, Kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono.

”Itu korban tidur di Pos. kemudian tersangka, yang terlebih dahulu menyiapkan pisau yang diambil dari rumahnya, mendatangi pos SAR BPBD Kabupaten Serang dan langsung menikam di ulu hati,” Sambut Sigit.

kepada Polisi, Ujar Sigit, Saliya Alias Carli menyampaikan pernah dikeroyok oleh korban dan teman-temannya pada 5 oktober lalu. Sejak saat itu Saliya alias Carli ingin membunuh jujut.

”Saat kejadian pelaku ini menyiapkan pisau. Hal ini dilaterbelakangi pada sekitar tanggal 5 Oktober pukul 16:00 WIB di sekitaran Hotel Marbella, pelaku menurut pengakuannya setelah diperiksa, dianiaya oleh korban, dikeroyok oleh korban,” Jelas Sigit.

Setelah membunuh Jujut Armana, Saliya alias Carli mencabut pisau yang tertancap di tubuh korban. Pelaku juga sempat mengancam teman-teman korban yang ikut mengeroyok pad 5 Oktober.

”Setelah menikam kemudian dicabut kembali pada saat keluar dari pos tersebut. Tersangka masih mengancam teman-teman korban yang tidur di pos tersebut. Kemudian ada upaya lagi melakukan penikaman kepada adik korban yang ada di lokasi yang sama, namun bisa digagalkan oleh saksi-saksi yang lain,” Uajrnya.

Carli ditangkap petugas Satreskrim Polres Cilegon di Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaku sebelumnya kabur. Dia ditangkap pada Selasa (12/10) dini hari sekitar pukul 02:30 WIB. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Cilegon untuk diperiksa terkait pembunuhan jujut.