Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

PBB : Pemboman Sekolah di Perang Ukraina Harus Dihentikan

BeritaIndo – Perserikatan Bangsa-bangsa mendesak agar pemboman sekolah-sekolah di Ukraina harus dihentikan. PBB juga mengecam sekolah digunakan untuk fasilitas militer.

”Ratusan sekolah di seluruh negeri dilaporkan terkena artileri berat, serangan udara dan senjata peledak lainnya di daerah berpenduduk,” kata Wakil Direktur eksekutif dana anak-anak PBB, Omar Abdi, kepada dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Abdi engatakan hingga pekan lalu, dari 89 sekolah yang didukung UNICEF di Ukraina Timur, satu dari enam telah rusak atau hancur sejak invasi rusia pada 24 Februari digunakan untuk kebutuhan militer.

”Sekolah lain digunakan sebagai pusat informasi, tempat penampungan, pusat pasokan atau untuk tujuan militer dengan dampak jangka panjang pada kembalinya anak-anak ke pendidikan,” tambahnya.

Pertemuan Dewan Keamanan diadakan permintaan Meksiko dan Prancis, yang menekankan bahwa serangan terhadap sekolah merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum humaniter.

Timpalannya dari Rusia Vassily Nebenzia menolak apa yang disebutnya ”Tuduhan tidak masuk akal” terhadap angkata bersenjata Moskow. Dia mengatakan Rusia memberikan dukungan kemanusiaan kepada anak-anak di wilayah Donbas timur di mana ia menuduh Ukraina mengobarkan perang saudara melawan rakyatnya sendiri.

Sementara itu, Duta Besar Kyiv Sergiy Kyslytsya mendesak PBB untuk meningkatkan upaya untuk menyatukan kembali anak-anak Ukraina yang terpisah dari orang tua mereka melalui pertempuran. Dia juga mengulangi tuduhan bahwa Rusia menculik anak-anak Ukraina yang terperangkap dalam konflik.