October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Ortu Korbankan Anak Demi Pesugihan, Korban Diserahkan ke Dukun Cabul

BeritaIndo – ZY, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Napabale, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), rela mengorbankan anak kandungnya demi pesugihan. Korban tergolong anak masih dibawah umur alias belum dewasa.

Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Hamka membeberkan ZY ingin menjadi kaya sehingga menyerahkan putrinya kepada seorang dukun cabul berinisial AU. ZY ditangkap pada Kamis (23/9).

”Dugaan tindak pidana perbuatan cabul dan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur,” Kata Iptu Hamka, Jumat (24/9/2021).

Satreskrim Polres Muna masih menyelidiki kasus ini. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Muna juga mendampingi korban untuk pemulihan trauma yang dialami.

”Dari hasil pemeriksaan terbukti dan kami telah melakukan penahanan terhadap tersangka. Tersangka adalah ibu kandung korban,” Ucapnya.

Dikatakan, dugaan tindak pidana persetubuhan tersebut terungkap setelah korban mengadu kepada ayahnya yang pulang dari perantauan. Korban mengaku telah dijadikan tumbal pesugihan sejak 2019 hingga Juli 2021. Sang ibu tega menyerahkan korban kepada dukun tersebut karena diiming-imingi cara cepat kaya.

Ternyata ZY juga menjadi korban A. ZY juga diminta bersetubuh agar banyak dan cepat memperoleh uang. AU juga mensyaratkan ritual pesugihan tersebut. AU memberikan kain putih yang diminta disirap setiap malam.

”Tergantung mau persepsikan bagaimana karena kan memang ada kain putih yang dikasih,” ucapnya.

Pelaku utama, Yakni AU atau dukun cabul, saat ini masih di buru polisi. Sementara itu, kepada penyidik, ZY mengaku mengantarkan putrinya kepada dukun cabul saat terjadi dugaan tindak pidana persetubuhan pertama dan kedua.

Guna memoertanggung jawabkan perbuatannya, ZY dijerat Pasal 81 ayat 1 juncto Pasal 76 D ayat 2 dan ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak. ZY terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.