October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Opsi Masa Depan Rossi Setelah MotoGP : Balapan Mobil di Jerman

BeritaIndo – Masa depan Valentino Rossi menjadi pertanyaan setelah dirinya memutuskan pensiun sebagai pebalap MotoGP pada Akhir musim 2021.

Valentino Rossi menyampaikan keputusannya untuk pensiun dalam sebuah konferensi pers yang digelar khusus pada Kamis ( 5/8/2021).

Setelah menyampaikan keputusan tersebut, Valentino Rossi mengaku sedang mempertimbangkan ajang balapan lain untuk menjadi wadah kelanjutan kariernya.

Namun, ajang balan yang dimaksud Valentino Rossi tidak lagi berkaitan dengan Motor. Valentino Rossi mengatakan bahwa dirinya membuka opsi untuk membala dengan roda empat di sebuah ajang bernama DTM (Deutsche Tourenwagen Masters).

Saat ini, Valentino Rossi masih mempertimbangan karena menurutnya DTM merupakan ajang balapan berlevel tinggi.

”DTM adalah opsi,” Kata Valentino Rossi.

Dari namanya diketahui bahwa DTM merupakan sebuah ajang balap mobil touring di Jerman. Tim-tim pabrikan seperti Mercedes, Audi, Ferrari, BMW, Lamborghini dan McLaren, bersaing dalam ajang yang telah berdiri selama dua dekade ini.

Terkait kemungkinan bergabungnta Rossi, Bos DTM Gerhard Berger telah mengonfirmasi bahwa dirinya ingin berbicara serius dengan sang pebalap pada akhir musim 2021.

DI sisi lain, Rossi justru mengaku sudah sering berbicara dengan Gerhard terkait kemungkinan membalap di DTM. ”Saya berbicara dengan Gerhard. Dia memberikan banyak tekanan,” Kelakar Rossi saat mengisyaratkan sikap Gerhard yang ingin dirinya bergabung ke DTM.

DTM bukan satu-satunya opsi yang bisa diambil Rossi setelah dirinya pensiun sebagai pebalap MotoGP. Rossi juga memiliki opsi melanjutkan karier di ajang balap mobil bernama GT3.

Selain itu, ROssi pun punya rencana yang sifatnya lebih personel, yakni membangun bahtera rumah tangga. ”Saya selalu ingin menjadi seorang ayah, dan saya pikir sekarang adalah waktu yang tepat untuk itu,” Ungkap Rossi.

”Namun, saya ingin mengambil liburan beberapa bulan sebelumnya,” Tuturnya peraih tuju kali gelar juara dunia kelas MotoGP tersebut.