October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

No Deal ! Dialog Perbatasan China-India Buntu

BeritaIndo – Dialog terbaru antara komandan militer China dan India membahas persoalan diperbatasan yang menjadi sengketa, berujung kebuntutan dan gagal menacpai kesepakatan. Kedua negara saling menyalahkan, dengan China menyebut tuntutan india tidak masuk akal.

India menolak tuduhan itu dengan menyatakan justru usulannya untuk meningkatkan situasi di perbatasan tidak diterima oleh China.

Dialog terbaru antara China dan India digelar pada Minggu (10/10) waktu setempat di  Moldo, Sisi China pada wilayah garis Kontrol Aktual (LAC) di Ladakh. Dialog itu merupakan pembicaraan babak ke-13 untuk level komandan militer kedua negara.

Juru bicara Komando Zona Barat Tentara Pembebasan Rakyat China, Long Shaohua, menuduh tuntutan India tidak masuk akal dan tidak realistis.

”Selama pembicaraan, pihak China telah melakukan upaya besar dan sepenuhnya menunjukkan ketulusan untuk memajukan deeskalasi situasi perbatsan,” Sebut Long dalam pernyataannya.

Dia mendorong India untuk menunjukkan ketulusan soal akan bekerja sama dengan China untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di area perbatasan.

Dalam pernyataan terpisah, otoritas India menekankan bahwa konfrontasi terbaru yang terjadi di perbatasan dipicu oleh upaya sepihak China untuk mengubah status Quo. India menyatakan pihaknya mengajukan usulan yang membangun dalam dialog terbaru, namun ditolak oleh China.

Dialog antara kedua negara yang bertetangga ini merupakan yang terkini dari rentetan dialog yang digelar sejak Mei Tahun lalu, ketika bentrokan berdarah pecah di beberapa lokasi di perbatasan kedua negara.

Pada Februari lalu, China dan India sepakat menarik tentara masing-masing dari beberapa area disekitar Danau Pangong Tso yang ada di perbatasan Himalaya yang menjadi sengketa kedua negara. Penarikan tentara disepakati usai perundingan berkepanjangan antara komandan militer dan diplomat kedua negara.

Sebelum dialog terbaru digelar pada Minggu ( 10/10) waktu setempat, kepala Angkatan Darat India, Jenderal Manoj Mukund Naravane, menyebut China meningkatkan kehadiran militernya dan pembangunan infrastruktur di area perbatasan, dan India telah mengambil langkah-langkah untuk meresponsnya.