Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Nicholas Sean Bantah Panggil Sayang, Pihak Ayu Thalia Bawa Bukti Chat

BeritaIndo – Anak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Nicholas Sean merasa tidak pernah memanggil Ayu Thalia dengan sebutan ”Sayang”. Pihak Ayu Thalia pun membawa bukti percakapan dengan Sean.

Mulanya. Penasihat hukum Ayu Thalia, Pitra Romadoni, menanyakan kembali apakah Sean dan kliennya itu hanya sebatas teman biasa.

”Tidak memiliki hubungan dengan Ayu Thalia, hanya hubungan bisnis, komunikasi dengan Ayu? Minta nomer Telepon ? kata Pria dalam sidang di PN Jakut, Selasa (14/6/2022).

Pitra lalu bertanya apakah Sean pernah memanggil Ayu Thalia dengan sebutan ‘Sayang’. Sean mengatakan tidak pernah.

Diketahui, Ayu Thalia didakwa terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh anak Ahok, Nicholas Sean. Ayu Thalia dinilai melanggar Pasal 311 Ayat 1 KUHP dan Pasal 310 ayat 1 KUHP.

Kasus itu bermula pada 27 Agustus 2021, ketiak terdakwa Ayu Thalia melaporkan saksi Nicholas Sean ke Polsek Penjaringan Jakarta Utara terkait tuduhan kasus penganiayaan. Setelah melaporkan kasus itu, terdakwa memposting foto di stories Instagram yang menunjukkan luka lecet pada bagian lutut kaki kiri dan luka lecet pada tulang kering kaki sebelah kanan.

Selanjutnya, dari postingan stories tersebut, banyak media yang melakukan direct message (DM) menanyakan terkait luka tersebut karena apa dan terdakwa menjelaskan bahwa luka tersebut sesuai dengan laporan terdakwa di Polsek Metro Penjaringan, jakarta Utara, hingga akhirnya banyak pemberitaan dari media massa terkait dengan laporan terdakwa di Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara.

”Benar pada waktu itu saksi sedang berada di kantor saya di showroom mobil Prastage, yang kemudian pelaku mendatangi saya dan membahas tentang hubungan saya dengan pelaku, kemudian pelaku menyuruh saya ke mobil pelaku dan saya menghampiri pelaku yang kemudian pada saat mengobrol di dalam mobi, pelaku sakit hati dan pelaku mengatakan tidak mau bertemu dengan saya lagi, kemudian pelaku mendorong saya dari dalam mobil hingga saya terjatuh dan saya terluka, selanjutnya saya berobat ke RS. Atmajaya dan kemudian saya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Penjaringan guna pengusutan lebih lanjut.”

Bahwa selanjutnya terdakwa menunjukkan kepada wartawan bukti laporan terdakwa atas penganiayaan yang dilakukan saksi Nicholas Sean pada Sabtu 28 Agustus 2021, saat terdakwa berada di Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap laporan tersebut.

”Bahwa pernyataan-pernyataan yang terdakwa sampaikan melalui media massa, pernyataan yang isampaikan secara langsung melalui konferensi pers dan melalui talk show infotainment telah mencemarkan namabaik saksi Nicholas Sean yang tidak pernah melakukan perbuatan penganiayaan seperti yang terdakwa tuduhkan dan terdakwa tidak dapat membuktikannya,” kata jaksa dalam dakwaannya.

Bahwa terhadap laporan terdakwa Nomor : LP/B/VIII/SPKT/POLSEK METRO PENJARINGAN, tanggal 27 Agustus 2021 tersebut, telah dihentikan penyelidikannya oleh Polsek Metro Penjaringan berdasarkan Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan Nomor SK.Lidik/245/XI/RES.1.6/2021/Sek.Penj, tanggal 30 Nopember 2021, yang ditandatangani oleh Kepala Kepolisian Sektor Penjaringan AKBP. FEBRI ISMAN JAYA, SH, S.I.K. M,I,K karena tidak ditemukan peristiwa pidana.