November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Nasib Penerjemah Afghanistan yang Batal Dievakuasi ke Inggris

BeritaIndo – Berlindung di tempat persembunyian di pinggiran ibu Kota Kabul, Abdul mengatakan ia sedang menghitung hari sebelum dia ditemukan dan dibunuh oleh Taliban.

Dia adalah salah satu 11 penerjemah Afghanistan yang relokasinya ke Inggris telah dihentikan, meskipun awalnya diberitahu bahwa mereka memenuhi syarat untuk pindah.

Awalnya mereka menerima surat yang mengatakan bahwa mereka memenuhi syarat relokasi ke Inggris di bawah Skema pemerintah untuk menyelematkan mantan penerjemahn yang pernah bekerja untuk pasukan Inggris.

Mereka diberitahu bahwa kehadiran mereka di Inggris tidak akan kondusif untuk kepentingan umum. Orang-orang itu namanya telah diubah demi keselamatan untuk menghindari  incaran Taliban, belum menerima penjelasan mengapa mereka dianggap sebagai ancaman.

Para pendukung mereka di Inggris mengkritik kurangnya transparansi seputar keputusan ini dan menyerukan agar dilakukan peninjauan ulang. Ketika pejabat Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan kepadanya pada bulan Juli bahwa dia memenuhi syarat untuk pindah, Abdul merasa lega.

Setelah sempat bekerja dengan pasukan Inggris di Helmand, dia khawatir akan menjadi target pembalasan ketika Taliban Mulai mengambil alih Afghanistan. Dia mengatakan dia diberitahu untuk mempersiapkan penerbangan ke luar Afghanistan dalam waktu dua minggu.

Dia pun menjual sebagian besar hartanya dan berisap untuk berhenti dari pekerjaannya. Namun pada 11 Agustus, ketika Taliban mendekati ibu kota, dia menerima surat yang mengatakan bahwa permohonan visanya ditolak dengan alasan keamanan nasional.