October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Museum Astronomi Terbesar Se-Dunia Hadir di Shanghai

BeritaIndo – Museum Astronomi terbesar di dunia akan segara hadir di Shanghai, dan dibuka secara resmi. Bentuk bangunan museum ini rumit dan didesain khusus untuk mencerminkan geomteri kosmos.

Uniknya, musem ini tidak memiliki garis lurus atau sudut siku-siku yang umumnya tampak dalam sebuah bangunan. Museum astronomi ini dirancang seluas 39.019,2 meter persegi dan merupakan cabang Museum Sains dan Teknologi Shanghai.

Meliputi ruangan pameran, planetarium, observatorium, dan teleskop surya setinggi 23,77 meter. Firma arsitek Amerika Serikat, Ennead Architects, mendesainnya setelah pada tahun 2014 memenangkan internasional untuk merancang museum.

”Kami benar-benar berpikir bahwa kami dapat memanfaatkan arsitektur untuk membawa dampak luar biasa pada seluruh pengalaman ini,” Kata desainer utama, Thomas J Wong.

Menurut Wong, bangunan ini akan menjadi perwujudan dari arsitektur yang terinspirasi dari bidang astronomis. Tak lagi medesain struktur dinding berupa garis lurus dan lebih memilih garis lengkung, Wong dan Timnya berharap desain ini dapat menunjukkan bahwa segala sesuatu di dalam semesta bergerak konstan dan diatur oleh serangkaian kekuatan.

Dalam desain Wong, teka-teki kosmik diterjemahkan menjadi tiga bentuk lengkung: Oculus, Bola dan Kubah Terbalik. Masing-masing bentuk tersebut merujuk pada matahari, bulan, dan bintang. Setiap bangunan memiliki daya tarik pengunjung atau fungsi desain yang penting.

Pengunjung pertama kali menemukan oculus, yang terbuka di atas pintu masuk utama museum. Benda tersebut akan bertindak sebagai penunjuk waktu.

Berikutnya adalah teater planetarium, yang tertutup bola dan muncul dari atap gedung seperti bulan terbit. Terakhir, kubah kaca besar terbalik dipuncak atap memberi pengunjung kesempatan untuk melihat langit malam lewat atap terbuka.

”Kami ingin orang-orang memahami sifat khusus Bumi sebagai tempat yang menampung kehidupan, tidak seperti tempat lain yang kami ketahui di alam semesta,” Tandas Wong.