November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Misteri Gunting Dalam Bak Mandi di Lokasi Pembunuhan Ibu-Anak

BeritaIndo – Teka-Teki baru kembali muncul dalam kasus pembunuhan ibu-anak di Subang. Ada misteri benda tajam gunting dan cutter yang ditemukan oleh Muhammad Ramdanu alias Danu kerabat korban.

Sekadar diketahui, mayat ibu-anak bersimbah darah dalam bagasi mobil di halaman rumahnya, kawasan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Identitas keduanya itu Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu alias Amel (23).

Danu datang ke tempat kejadian perkara (TKP) itu sehari setelah penemuan mayat ibu-anak tersebut. Dia menemukan gunting tersebut di bak kamar mandi.

Achmad Taufan, kuasa hukum Danu menyebutkan kliennya itu datang ke TKP atas arahan dari Yoris anak pertama. Dia ditugaskan untuk menjaga lingkungan TKP pembunuhan ibu-anak itu.

”Tiba-tiba kok, Banpol datang ke TKP, si Danu foto karena untuk laporan ke Keluarga dan Yoris. Akhirnya Banpol ini minta Danu masuk ke dalam dan diminta bersihin, dipikir Danu ini Polisi, jadi dia nurut. Malah di dalam situ ditemukan ada barang bukti, gunting sama cutter kan,” ucap Taufan.

Taufan menuturkan gunting dan cutter itu ditemukan kleinnya saat membersihkan bak mandi. Menurut dia, Danu tak sengaja menginjak benda tajam itu saat masuk ke dalam bak mandi untuk membersihkan.

”Itu dalam bak ( Gunting dan cutter ). Dalam bak terinjak sama Danu. Baknya besar sehingga Danu harus masuk ke dalam dan dikuras,” ujar Taufan.

Taufan mengatakan kliennya tak melihat ada noda darah. Menurut dia, kondisi gunting dan cutter tersebut berada di dalam air.

Temuan Dani itu kemudian ditunjukkan juga kepada Banpol yang sebelumnya sudah datang. Banpol justru meminta Danu untuk mengembalikan temuan itu ke posisi semula.

Polisi angkat bicara mengenai ini. Penyidik tengah mendalami temuan Danu tersebut.

”Itu yang harus kita yakini hasil dari keterangan saksi yang dilakukan oleh penyidik. Jadi keterangan ini tidak dikesampingkan karena penyidik telah melakukan olah TKP. Terlepas itu ada yang menyampaikan, dia melihat , dia mlekaukan sebagainya,” Kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago.

Erdi menjelaskan proses penanganan perkara ini berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Menurut dia, penyidik sudah melakukan berabgai upaya penyelidikan untuk mengungkap kasus yang sudah dua bulan belum terungkap itu.