October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Masih Dibuka Pendaftaran Sayembara Desain Onduline Green Roof Award 2021

BeritaIndo – Onduline Indonesia masih membuka kesempatan bagi para arsitek, desainer interior, pengembang, konsultan perencana dan kontraktor pelaksana yang ingin mengikuti kompetisi Onduline Green Roof Award (OGRA) 2021.

Kompetisi ini memasukin tahun kelima penyelenggara untuk mencari proyek unggulan dari profesional mengenai konsep konstruksi atap ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan Tema ”Tropical Roof With Ecological Clean Energy & Passive Design, Onduline Indonesia ingin berkontribusi mengatasi polusi udara mengurangi beban biaya energi.

Pasalnya, Kurang dari lima tahun sejak saat ini atau tepatnya pada 2025, populasi perkotaan di indonesia ditaksir meningkat menjadi 68 persen dibanding puncaknya pada 2013 yang mencapai 130 juta jiwa atau 52 persen dari total penduduknya.

Masyarakat yang berbondong-bondong pindah dari desa ke kota memicu polemik pembangunan hunian secara besar-besaran yang dapat berdampak langsung pada kualitas hidup, udara dan lingkungan di dalamnya.

”Itulah mengapa kompetisi ini berpotensi pada cara merancang serta membangun atap berkelanjutan dan bermanfaat bagi alam,” Ujar Marketing Communication Manager PT Onduline Indonesia.

Onduline telah mengidentifikasikan sejumlah target isu yang bisa memperjelas tujuan menjaga alam untuk generasi masa depan dan sekaligus menjadi dasar penilaian OGRA 2021.

Salah satu caranya dengan menerapkan desain atap berkonsep climate change adaptation, clean energy, health building, rainwater harvesting dan enviromental friendly material,” Kata Reissa.

Chairperson Green Building Council Indonesia naning Adwioso mengatakan, kedepan manusia harus dapat menyatukan ecology antara alam dengan bangunan terbangun jika ingin membangun planet yang lebih baik untuk kehidupan.

Orientasi bahan bangunan juga sudah seharusnya memilih komponen yang ramah lingkungan dan tahan panas. Menurut Naning, vegetasi menjadi sebuah keharusan untuk mengubah karbon menjadi oksigen dan memberi udara dingin disekitarnya.

Merancan atap bangunan baik hunian maupun komersial melalui konsep desain roof garden dan verticval garden juga dinilai sangat membantu mendinginkan ruang terbuka.

”Kedepan yang kita butuhkan adalah rumah sehat. Salah satunya menggunakan atap yang dapat menahan panas ke dalam bangunan serta bahan atap yang ramah lingkungan adalah natrual ventilation. Itu Fokus penilaian karya yang masuk,” Jelasnya.

Peserta diberikan kebebasan untuk pemilihan produk untuk penyelesaian desain atap. Total hadiah untuk sayembara ini adalah Rp 125 juta.