October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Mantan Pengawal Presiden Afghanistan Klaim Punya Bukti Bosnya Bawa Koper Penuh Uang

BeritaIndo – Sosok yang mengaku pengawal mantan presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengklaim, dia punya rekaman saat bosnya itu membawa koper berisi uang.

Brigadir Jenderal Piraz Ata Sharifi mengungkapkan, dia punya rekaman berisi seseorang dari Bank Afghanistan yang menyerahkan uang kepada Ghani.

”Ratusan Juta, mungkin saya kira miliaran dollar. Banyak tas besar dan berat, jelas itu bukan beras,” ujar Sharifi.

Ghani dan keluarganya meninggalkan istana kepresidenan pada 15 Agustus, begitu Taliban menguasai ibu kota Kabul. Ketika dia muncul ke publik tiga hari kemudian, Ghani yang diketahui mengungsi ke Uni Emirat Arab itu membantah kabur dengan membawa banyak uang.

Ashraf Ghani meneagaskan dia mengungsi dengan selembar baju yang melekat di tubuhnya, dan berkilah dia melakukan untuk menghindari pertumpahan darah.

Presiden Afghanistan pada 2014-2021 itu mengeluarkan bantahan lagi pada September, menyebut tuduhan korupsi terhadapnya tidak benar. Kedutaan Besar Rusia di Kabul merupakan yang pertama melaporkan bahwa Ghani meninggalkan Kabul dengan empat mobil dan sebuah helikopter penuh uang.

Juru Bicara kedutaan Nikita ischenko, Ghani sampai harus meninggalkan uangnya karena tidak muat. Kedutaan Besar Afghanistan di Tajikistan menuntun Ghani ditahan, dengan tuduhan dia mengambil 169 Juta Dollar as (Rp 2,4 Triliun) dari kas negara.

Dalam pengakuannya, Brigjen Sharifi mengungkapkan saat kejadian dia pergi ke Kementerian pertahanan, dalam rapat yang harus dihadiri oleh Ghani.

Sebagai kepala pengawalan presiden, dia bertugas mengawasi para penjaga untuk memastikan keselamatan Ghani. Tetapi sembari menunggu sang panglima tertinggi, dia mendapatkan kabar Ghani malah pergi ke Bandara.

Selain si mantan Presiden, beberapa pejabatnya seperti menteri pertahanan juga ikut dalam rombongan evakuasi rahasia tersebut. Sharifi mengaku tidak tahu mengenal rencana evakuasi itu.

jadi, dia langsung mengosongkan kas negara dan kabur begitu saja. Si jendera berkata dia akan memublikasikan video tersebut. Tapi, dia mengaku tak terburu-buru. Dia mengaku bakal membukanya jika tiba di tempat yang aman atau mencari suaka di Inggris.

Karena itu, Sharifi mengaku kini bersembunyi di sebuah ruang bawah tanah di Afghanistan, karena Taliban mengincarnya. Bahkan, dia menuturkan miliki menawarkan uang 14.000 dollar AS (Rp 199,2 juta ) bagi siapapun yang bisa memberitahukan persembunyiaannya.