October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Makan Anak 13 Tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Dibongkar, Polisi Temukan Luka Kekerasan di Tubuh Korban

BeritaIndo – Polres Karangasem membongkar makan seorang anak laki-laki berinisial IKS (13) yang diduga menjadi korban penganiayaan ayah kandungnya, INK, untuk kepentingan autopsi.

Pembongkaran itu dilakukan atas pengaduan dan izin pihak keluarga pada Selasa (5/10/2021).

”Dari Hasil petunjuk, Bukti, saksi ahli memang mengatakan bahwa ada tindak kekerasan yang diduga dilakuka nsalah satu orang tuanya sehingga sudah kita naikkan statusnya sebagai tersangka,” Kata Kapolres Karangasem AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna.

Ricko mengatakan, penetapan tersangka kepada INK dilakukan usai polisi menerima hasil autopsi dari RSUP Sanglah Denpasar, Minggu (10/10/2021).

Hasil Autopsi tersebut menjadi dasar polisi mendalami dugaan penganiayaan yang dilakukan INK kepada anaknya. Ricko mengatakan IKS meninggal pada September lalu. Jenazahnya dikubur oleh orang tua didampingi sejumlah anggota keluarga.

Berdasarkan informasi yang disampaikan INK, awalnya sang anak diakui meninggal setelah jatuh saat bermain layang-layang bersama adiknya. IKN langsung membawa anak tersebut ke dukun namun nyawanya tak tertolong.

Namun saat itu, anggota keluarga lainnya merasa curiga karena apda tubuh IKS ditemukan sejumlah luka lebam saat proses memandikan jenazah.

Setelah beberapa hari berselang, keluarga kemudian melaporkan kejanggalan itu kepada Polres Karang Asem. Polisi kemudian membongkar makan IKS untuk kepentingan autopsi dan ditemukan kekerasan di tubuh korban.

Namun, untuk alasan penyelidikan, Ricko tidak mengungkap pada bagian tubuh IKS mana yang mengalami luka lebam. Atas perbuatannyaitu, IKN dijerat pasal 80 Ayat (4) jo Pasal 76C UU Nomor 25 tahun 2014, tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, Subsider Pasal 44 ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)