October 28, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Mahasiswi Kubur Mayat Janinya di Kos di Samarinda Ditetapkan Jadi Tersangka

BeritaIndo – Polisi menetapkan mahasiswi inisial NA yang melakukan aborsi dan mengubur di dalam pot bunga di kamar kosnya di jalan Wolter Mongonsidi, Samarinda Ulu Menjadi tersangka. Polisi mengatakan bahwa saat ini pelaku ditahan di Polsekta Samarinda Ulu, Kalimantan Timur.

”Kami tahan mulai hari ini karena surat perintah penahanan (SPP) telah dikeluarkan. Dan kami titipkan ke Rutan Polres, karena di Polsek tidak ada tahanan wanita,” Kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi.

Fahrudi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Saki yang diperiksa diantaranya ibu dari pelaku, kekasih pelaku, pemilik indekos termasuk pelaku.

”Saat ini kami masih lakukan pemeriksaan. Hanya tinggal RT dan penghuni indekos di sebelah pelaku,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi, yang telah dilakukan oleh dokter forensik. Sehingga diketahui umur dari bayi pelaku.

”Kami tunggu hasil autopsinya, agar bisa diketahui perkirakan kapan melahirkan, apakah bayi ini meninggal dalam perut atau setelah melahirkan. Dan kami juga menunggu hasil visum dari NA (pelaku).”

Disinggung mengenai pasangan mahasiswi tersebut Fahruddi masih mendalami keterlibatan sang kekasih. Untuk sementara sang kekasih masih kita mintai keterangan sebagai saksi, berdasar pengakuannya sang kekasih mengakui kalau Na Hamil.

”Kekasih pelaku mengaku mau bertanggung jawab namun NA tidak mau menikah dengan pelaku. Karena berbeda agama, mereka pun akhirnya putus 8 bulan yang lalu,” Kata Fahruddi.

Sebelumnya, NA diamankan jajaran Polsekta Samarinda di salah satu rumah sakit swasta di Samarinda Pada Rabu (22/9).

Setelah dilakukan pemeriksaan, NA akhirnya mengaku baru saja melahirkan seorang bayi perempuan dan jasad bayi malang itu dikubur di dalam pot bunga dan disimpan di dalam kamar kosnya.

Sementara itu, Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi di kamar jenazah Rumah Sakit AW Syahrine, Kamis sore, mengatakan saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil visum yang dilakukan dokter forensik.