October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Kronologi Hingga Korban Tewas Kasus Keracunan Nasi Berkat di Karawang

BeritaIndo – Kasus Keracunan Massal yang menimbulkan korban jiwa terjadi di Karawang, Jawa Barat.

Pada Kamis (2/9/2021), sekitar pukul 13:00 WIB, diadakan pengajian di Mushala Nurul Huda, Kampung Baru, Desa Ciakmpek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Mereka adalah ibu-ibu jemaah majelis raklim mushala itu. Beberapa waktu terakhir, pengajian ditiadakan karena pandemi Covid-19. Namun, bertepatan dengan peringatan Muharaman, pengajian kembali digelar.

Seusai pengajian, para peserta mendapat nasi berkat, berupa nasi kotak yang disediakan panitia. Nurjanah (43), salah seorang warga, memakan nasi berkat dengan lauk telur,urap, tempe dan botok, itu pada kamis sore.

Nurjanah mengatakan, gejala yang dialami berupa keram perut,diare dan muntah-muntah. Namun karena tidak juga pulih, Nurjanah dibawa ke Puskesmas Kotabaru.

Apa yang dialami Nurjanah juga dialami warga lainnya yang mengikuti pengajian. Awalnya, ada sekitar 37 orang yang mengalami gejala keracunan. Kemudian bertambah menjadi 83 orang pada Senin.

Sekretaris Desa Cikampek Utara Bayu Rahayu mengatakan, nasi berkat tak hanya dibawa oleh para peserta pengajian. Sisa dari kelebihan nasi berkat dibagikan untuk warga sekitar, atau warga yang menyumbang namun tidak hadir.

Bayu mengatakan, pihak desa dibantu warga langsung melakukan penyisiran. Setelah mendapati sejumlah warga mengalami muntah, diare dan sakit perut, dua unit ambulans, mobil desa, dan mobil dari sukarelawan dikerahkan untuk menjemput korban.

Sebanyak 3 orang tewas akibat keracunan nasi berkat pengajian, Korban pertama yakni Ipah Carnipah (53) kemudian, korban kedua, AP yang baru berusia 14 tahun. Menurut Bayu, AP memakan nasi berkat yang dibawa neneknya usai pengajian. Korban tewas berikutnya adalah Wanah.

Kepolisian Resor (Polres) Karawang masih menunggu hasil uji laboratorium forensik yang meneliti sampel makanan dan spesimen apra korban. Polisi belum menetpkan tersangka dalam kasus keracunan massal ini.