October 28, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Kronologi Guru SD Tewas DIbunuh di Kamar Kos, Pelaku Mengaku Emosi Karena Dicabuli Korban

BeritaIndo – MI (32), seorang guru ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Eka Warni, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (3/9/2021) malam.

Diduga tewas tiga hari sebelum ditemukan karena kondisi mayat sudah mengeluarkan aroma menyengat. Dari hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan adalah KF (33), yang tak lain rekan MI.

Kepada Polisi KF mengaku nekat membunuh MI karena pria yang berprofesi sebagai guru tersebut akan mencabuli dirinya.

Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli menjelaskan kasus pembunuhan tersebut berawal Saat F membantu membersihkan kamar MI. setelah itu F beristirahat dan tertidur di kamar MI.

Tak lama kemudian dai terbangun dan terkejut akrena akan diperkosa oleh korban. Ia menyadarai saat celananya sudah diturunkan dan posisi korban sudah menindihnya. Tak terima dengan kejadian tersebut, F Marah dan memukul MI dengan Martil.

”Saat itu tersangka terbangun dan terkejut melihat korban sudah menindih dan sudah menurunkan celana dan pakaian dalamnya. Tersangka hendak disodomi oleh korban. Dan Karena tidak terima, tersangka yang melihat martil kemudian memukulnya ke korban hingga terjauh dan meninggal dunia,” Ujar AKP Zulfkifli.

Setelah membunuh MI, tersangka mengambil ponsel lalu keluar dari jendela dan kabur membawa motor korban. F kemudian ditangkap di Jalan Brigjend Katamso Gang Nasional Kelurahan Sei Mari.

”Untuk barang bukti berupa martil, tersangka membuangnya ke sungai. saat pengembangan kasus untuk mencari barang bukti, tersangka berusaha melarikan diri hingga diambil tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kakinya,” Kata Kapolsek.

Jenazah MI pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya. Saksi sengaja datang ke kos korban karena MI diketahui tak bekerja selama beberapa hari tanpa pemberitahuan. Saat tiba di kos korban, Jumat, Saksi mencium aroma tak sedap dari kamar kos MI.

Rekan korban kemudian menghubungi pemilik kos dan Kepala Lingkungan III. Selanjutnya, pintu kamar kos itu dibuka dengan paksa dan saat itulah mayat korban ditemukan dalam posisi telungkup.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal  338 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.