Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

KPK Disarankan Proses Hukum Harun Masiku Meski Statusnya Masih Buron

BeritaIndo – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengusulkan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses hukum Harun Masiku meski statunya masih Buron.

Ia menjelaskan mekanisme itu diatur dalam Pasal 38 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001.

”Yang menyatakan dalam hal terdakwa telah dipanggil secara sah dan tidak hadir di sidang pengadilan tanpa alasan yang sah maka perkara dapat diperiksa dan diputus tanpa kehadirannya,” papar Boyamin dalam keterangannya, Selasa (24/5/2022).

Ia mengaku masukan itu telah dikirim hari ini melalui email pengaduan masyarakat KPK. ‘”Semoga permohonan ini segera dapat respons positif dan tidak terlalu lama dilakukan proses in absentia terhadap Harun Masiku,” kata dia.

Usulan tersebut, lanjut Boyamin, diberikan karena ia pesimistis Harun bisa ditangkap KPK dalam waktu dekat. Padahal, Politisi PDI Perjuangan itu terlibat dalam kasus korupsi pengurusan calon pengganti antar waktu (PAW) DPR periode 2019-2024 yang telah dipersidangkan dan telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

”Serta keyakinan bahwa Harun Masiku tidak akan pernah ditangkap untuk jangka waktu lama hingga jatuh tempo kadauarsa,” Imbuh Boyamin. Diberitakan sebelumnya ketua KPK Firli Bahuri berjanji untuk menangkap Harun.

Pasalnya, Harun tak jau ditemukan sejak berstatus buron 29 Januari 2020. Namanya kemudian dimasukan ke dalam daftar Red Ntice Polisi internasional (Interpol) pada 30 Juli 2021.

Ia pun berstatus tersangka dalam perkara ini bersama mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, kader PDI Perjuangan Saeful Buhari.

Wahyu Setiawan telah divonis bersalah dan dihukum enam tahun penjara pada 24 Agustus 2020. Putusannya bahkan diperberat ditingkat kasasi Mahkamah Agung ( menjadi tujuh Tahun Penjara ).