Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Korut Tembakkan Rentetan Artileri, Korsel Gelar Rapat

BeritaIndo – Korea Utara (Korut) dilaporkan melepaskan rentetan tembakan artileri pada akhir pekan. Kantor keamanan nasional pada kepresidenan Korea Selatan (Korsel) pun langsung menggelar rapat untuk membahas aktivitas terbaru negara tetangganya itu.

Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) dalam pernyataan pada Minggu (12/6) melaporkan bahwa militer Korsel mendeteksi beberapa lintasan udara yang dipahami sebagai tembakan artileri Korut.

Disebutkan JCS bahwa dugaan tembakan artileri itu dilepaskan pada Minggu (12/6) pagi, antara pukul 08:07 waktu setempat hingga pukul 11:03 waktu setempat.

JCS dalam pernyataannya juga menekankan bahwa Seoul mempertahankan kesiapan miiter yang teguh dalam berkolaborasi dengan sekutunya, Amerika Serikat (AS).

Tembakan artileri itu dilepaskan beberapa hari setelah pemimpin Korut Kim Jong-Un bersumlah menggunaka nkekuatan untuk kekuatan untuk mempertahankan kedaulatan negaranya.

Yang biasanya melaporkan uji coba senjata yang berhasil 24 jam setelah kejadian belum merilis informasi apapun soal aktivitas pada Minggu (12/6) waktu setempat. KCNA juga tidak melaporkan peluncuran rudal Korut baru-baru ini.

Kantor keamanan nasional pada kepresidenan Korsel langsung menggelar rapat untuk membahas aktivitas balistik terbaru Korut itu pada Minggu (12/6) malam waktu setempat. Ditekankan juga bahwa Seoul menanggapi dengan tenang dan tegas aksi provokasi Pyongyang.

Ditambahkan oleh kantor kepresidenan Korsel bahwa pihaknya tidak langsung merilis temuan soal dugaan tembakan artileri Korut karena tembakan itu diketahui sebagai jenis tradisional dengan ketinggian rendah dan jarak dekat.

Aktivitas balistik terbaru Korut ini terjadi setelah Korsel dan AS melontarkan peringatan bahwa rezim Kim Jong-Un sedang mempersiapkan uji coba nuklir ke-7 Korut. Wakil Menteri Pertahanan AS Wendy Sherman sebelumnya menegaskan uji coba nuklir Korut akan memicu respons cepat dan tegas.

Pekan lalu, Kim Jong-Un mengumumkan rencana meningkatkan kekuatan militer Korut saat menghadiri konferensi politik besar selama tiga hari yang berakhir pada Jumat (10/6).