October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Korupsi Rp 5,2 M Duit JJLS, Luarh Nonaktif di Gunungkidul Ngaku Bayar Utang

BeritaIndo – Tersangka Kasus dugaan korupsi ganti rugi lahan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul yang sempat buron, Roji Suyanta, terancam hukuman seumur hidup. Lurah nonaktif Karangawen, Girisubo, Gunungkidul, ini mengaku uang hasil kejahatannya untuk bayar utang.

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan, kasus ini berawal dari uang ganti rugi lahan JJLS senilai Rp 7.128.828.000 yang masuk ke rekening Kalurahan. Uang sekitar Rp 7 Miliar itu merupakan ganti rugi aset Karangawen yang terkena proyek JJLS.

”Tapi Tersangka hanya mentransfer sekitar RP 1,885 miliar ke Rekening¬† Kalurahan. Sedangkan Rp 5,243 miliar sisanya tidak disetorkan, begitu pula pendapat bunga yang mencapai Rp 15,692 Juta jadi totalnya 5.258 Miliar,” Kata Aditya.

Dalam kasus ini polisi meyita laporan pertanggung jawaban APBDes 2019-2020, rekening koran kas desa (kalurahan)2019-2021, serta rekening koran milik tersangka. Pihaknya juga masih mengembangkan kasus tersebut.

”Sementara baru 1 orang yang kami tetapkan tersangka yaitu Lurah Karangawen ini. Untuk lainnya masih kami selidiki,” Ujar Aditya.

Dia menyebut baru 1 orang Roji dijerat dengan Pasal 2 Subsider Pasal 3 lebih subsider Pasal 8 UU RI Nomor 31/1999, sebagaimana diubah UU RI Nomor 20/2021 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, Roji mengakui mentransfer Rp 1,8 miliar dari rekening pribadinya ke rekening Kalurahan. Roji menyebut uang itu telah habis dipakai untuk pembangunan Balai Kalurahan Karangawen, sedangkan sisanya sekitar Rp 5 miliar telah dihabiskan.

”uangnya saya setorkan ke kalurahan terlebih dahulu. Kemudian yang lainnya saya gunakan karena saya terlilit utang, baik dengan bank, dan perorangan,” Ujar Roji.

Sebelumnya, Roji sempat ditetapkan sebagai DPO karena mangkir dalam pemeriksaan polisi. Setelah satu bulan hilang tanpa kabar, Roji akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidup Iptu Suryanto mengatakan Roji menyerahkan diri Kamis (9/9) lalu. Kepada Polisi kala itu, Roji mengaku bukan kabur tapi melarikan diri.

Untuk diketahui, Polisi menetapkan Lurah Karangawen, Kapanewon Girisubo, Roji Suyanta sebagai daftar Pencarian Orang (DPO). Hal itu menyusul penetapan Roji sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembebasan lahan milik Kalurahan Karangawen.