October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Korban Sodomi-Pencabulan 2 Pengasuh Ponpes di Sumsel Bertambah Jadi 30 Orang

BeritaIndo – Dua pengasuh ponpes di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, J (22) dan IA(20), ditangkap karena diduga menyodomi para santri. Santri yang menjadi korban sodomi berjumlah 12 orang, sedangkan 18 orang lainnya dicabuli.

”Saat ini total semua korban dari kedua tersangka ada 30 orang,” Kata Direskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan.

Hisar mengatakan ada dua santri yang pernah menjadi korban J dan IA. Dia mengatakan dua santri itu awalnya diduga dicabuli J, lalu oleh IA.

”Tapi Dilakukan juga di dua anak. Artinya diaantara dua anak dari korban tersangka pertama (J), juga menjadi korban tersangka kedua (IA),” Ungkap Hisar.

Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni mengatakan korban merupakan santri laki-laki yang tinggal di asrama ponpes. Kedua tersangka, menurutnya, beraksi dalam waktu berbeda.

”Semua korban anak laki-laki. Kedua tersangka melakukan perbuatan itu tidak dalam waktu bersamaan,” Kata Masnoni.

Korban dari tersangka J , semula 26 anak, kini bertambah menjadi 29 anak. Sebelas orang di antaranya disodomi, sementara sisanya dicabuli. Sementara itu, satu santri lagi merupakan korban tersangka AI.

”Kemarin hasil penyelidikan tersangka J Korbannya ada 26, ini ditambah lagi tiga, jadi totalnya 29. Yang sodomi ada 11 anak, sisanya di cabuli,” Katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap AI, yang diduga menjadi pelaku sodomi santri di salah satu pesantren di Ogan Ilir. IA merupakan pengasuh sekaligus pengajar di pesantren tersebut.

”Kami kembali mengamankan satu pelaku lagi inisial IA (20). Dia seorang pengawas asrama dan pengajar disana,” Kata Direskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan di Polda Sumsel, Kamis (30/9).

Wadireskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga mengatakan semua, korban sodomi dan pelecehan telah diberi pendampingan. IA, kata Tulus, dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penajra.

Polisi sudah lebih dulu menangkap J setelah diduga menyodomi enam santri. Setelah pemeriksaan dilakukan, polisi menyatakan ada 11 santri yang diduga disodomi J.