Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Korban Binomo Bantah Indra Kenz soal Ajakan Damai dengan Ganti Rugi Rp 2 M

BeritaIndo – Crazy Rich asal Medan, Indra Kenz, mengatakan korban Binomo yang dipolisikannya, Maru Nazara, meminta berdamai dengan mengajukan syarat. Pengacara Maru Nazara membantah hal tersebut.

”Wah, itu tidak benar. Bagaimana damai, kami saja sedang mendesak Bareskrim segera memproses laporan kami. Itu tidak benar. Ini pengalihan isu,” Ujar pengacara Maru Nazara, Finsensius Mendrofa, saat dimintai konfirmasi.

Finsensius mengatakan kliennya, Maru Nazara, tidak pernah meminta dalami kepada pihak Indra Kenz. Dia menyebut pihaknya fokus pada laporannya di Bareskrim Polri.

”Korban tidak ada mengajak damai ya, ini sengaja dialihkan isu. Korban fokus pada laporan Bareskrim,” Ucapnya.

Dia menyebut komunikasi yang terjadi antara dirinya dan pengacara Indra Kenz hanyalah sebatas ateman. Dia mengatakan ucapan Indra Kenz yang menyebut kliennya meminta damai adalah pengalihan isu.

”Itu komunikasi bukan membahas damai. Komunikasi sebagai teman saja, dalam pekerjaan kita profesional. Sekali lagi ini pengalihan isu,” tambahnya.

”korban buat laporan polisi ada dua tujuan, pertama pelaku ini ditangkap dan dipenjara, kalau perlu dimiskinkan melalui tindak pidana pencucian uang dan target kedua adalah kembali uang korban. Itu pun tidak hanya Pak Maru tapi semua korban,” jelasnya.

Dia menyebut kerugian kliennya, Maru Nazara, sebesar Rp 540 juta sejak menggunakan Binomo tahun 2020. Dia menegaskan kliennya tidak pernah membahas jalur damai.

Diberitakan sebelumnya, Maru Nezara disebut membuka jalur damai usai dipolisikan Indra Kenz. Namun korban Binomo itu meminta syarat. Syarat perdamaian itu adalah Indra Kenz harus mengganti kerugian Maru Nezara selama bermain Binomo. Crazy Rich Medan itu pun tak mau melakukannya.