Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Keyakinan Zelensky : Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang, Bukan Militer

BeritaIndo – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu (21/5/2022) memperingatkan bahwa hanya terobosan diplomatik yang dapat mengakhiri perang dengan Rusia, bukan kemenangan militer langsung.

‘”Ada hal-hal yang hanya dapat dicapai di meja perundingan,” kata Zelensky, tepat ketika Rusia mengklaim rudal jarak jauhnya telah menghancurkan pengiriman senjata Barat yang ditujukan untuk oasukan Ukraina.

Setelah lebih dari 12 minggu pertempuran sengit, pasukan Ukraina telah menghentikan upaya Rusia untuk merebut Kyiv dan kota utara Kharkiv. tetapi mereka berada di dalam tekanan baru dan intens di wilayah Donbas timur.

Tentara Moskowa telah meratakan dan merebut kota pelabuhan tenggara Mariupol dan membuat pasukan Ukraina dan kota-kota di timur menjadi sasaran serangant darat dan artileri tanpa belas kasihan.

Sekutu Barat Zelensky telah mengiriman persenjataan modern ke pasukannya dan memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap ekonomi Rusia dan lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun Kremlin telah menanggapi dengan mengganggu pasokan energi Eropa. Pada Sabtu , mereka memotong pengiriman gas ke Finlandia karena membuat marah Moskowa dengan mendaftar untuk bergabung dengan aliansi NATO.

Dengan latar belakang ini, Zelensky mengatakan kepada televisi Ukraina bahwa perang akan berakhir melalui diplomasi.

”konflik akan berdarah, akan ada pertempuran, tetapi hanya akan secara defenitif berakhir melalui diplomasi,” ujar Zelensky, menegaskan bahwa hal itu akan menjanjikan hasil yang ”adil” untuk Ukraina.

”Diskusi antara Ukraina dan Rusia pasti akan berlangsung. Dalam format apa saya tidak tahu, dengan perantara tanpa mereka. dalam kelompok yang lebih luas, ditingkat Presiden.