January 26, 2022

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Kerusuhan di kazakhstan Makin Memanas, 18 Petugas Keamanan Tewas-748 Terluka

BeritaIndo – Demonstrasi berujung ricuh terjadi di Kazakhstan. Ada 18 orang petugas keamanan yang tewas dan 748 lainnya terluka saat berupaya meredam kerusuhan. Jumlah korban itu dilaporkan oleh kantor berita Rusia yang mengutip data Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan.

Kantor berita Rusia interfax dan RIA Novosti juga mengutip kementerian yang mengatakan 2.298 orang sejauh ini telah ditahan setelah protes atas kenaikan harga bahan bakar berubah menjadi bentrokan dengan petugas.

Demonstrasi menyebar ke seluruh negara di Asia Tengah itu. Demonstran marah atas kenaikan harga bahan bakar gas cair (LPG) yang banyak digunakan untuk bahan bakar mobil di barat negara itu.

Ribuan orang turun ke jalan di kota Almaty dan di provinsi barat Mangystau. Mereka mengataka nkenaikan harga tidak adil mengingat cadangan energi Kazakhstan yang sangat besar.

”Situasi yang paling sulit tetap di Almaty, dimana orang-orang bersenjata menyita dan menghancurkan keuangan, perusahaan televisi dan fasilitas perdagangan,”Kata kementerian dalam negeri Kazakhstan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Rusia.

”Patroli oleh regu polisi dan Garda Nasional telah diintensifkan di daerah, dan penghalang jalan telah dibuat, Penjahat sedang diidentifikasi dan ditahan atau dihilangkan dalam hal perlawanan bersenjata terhadap tuntutan hukum yang meletakkan senjata mereka,” sambung pernyataan itu.

Pasukan keamanan juga disebut menewaskan puluhan demonstran yang mencoba menyerbu gedung-gedung pemerintah. Insiden ini terjadi setelah aliansi militer yang dipimpin Rusia setuju untuk mengirim pasukan guna membantu memadamkan kerusuhan yang meningkat di negara itu.

Polisi mengatakan ada puluhan orang tewas dala mbentrokan dengan pasukan keamanan di gedung-gedung pemerintah di kota terbesasr di negara itu, Almaty pada Rabu (5/1) malam waktu setempat.

”Tadi malam, pasukan ekstremis mencoba menyerang gedung-gedung pemerintah, departemen kepolisian kota Almaty, serta komisariat polisi setempat. Puluhan penyerang dibunuh,” Kata juru bicara polisi Saltanat Azirbek.