November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

BeritaIndo – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan menegaskan bahwa ada kasus pencabulan anak di bawah umur yang menimpa seorang remaja di Koja sudah masuk tahap penyelidikan.

Guruh membantah bahwa polisi tidak melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

”perlu saya tegaskan bahwa kalau tidak ada perkembangan itu tidak benar, bahwa sekarang ini sudah masuk ke tahap penyidikan,” Kata Guruh.

Guruh enjelaskan, pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus ini. Sebab, baik korban maupun pelaku sama-sama merupakan anak dibawah umur. ”Namun harus kita ketahui bahwa pelaku adalah anak dibawah umur yang memerlukan perlakukan khusus, yang tidak sama denga npelaku orang dewasa,”  Ucap Guruh.

Menurut Guruh, pihaknya harus mengikuti prosedur khusus dalam menyelidiki kasus tersebut.

”harus melibatkan beberapa instansi seperti badan pemasyarakatan dan sebagainya. Jadi tidak benar kalau tidak ada perkembangan karena kita kan juga harus berhati-hati sekali karena korbannya anak-anak pelakunya juga anak-anak,” tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, D (30) ibu korban kasus dugaan pencabulan di Koja menyambangi Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (21/10/2021). Didampingi kuasa hukumnya Rifqi Z, D hendak meminta kejelasan atas laporannya terkait kasus pencabulan yang menimpa putrinya S (12).

”Tujuan kita ini untuk menanyakan ke pihak polsii, mengenai perkembangan perkara klien saya, kasus pencabulan anak di bawah umur. Karena ini belum ada kejelasan seperti yang kita harapkan,” Kata Rifqi.

Adapun laporan ini sudah dilayangkan pihak korban sejak 12 Juni 2021. Namun Hingga kini, belum ada tindakan leebih lanjut dari kepolisian.

”Polisi masih mengkonfrontir mengenai keterangan darai terlapor, karena ada perbedaan. Dalam Sp2Hp pertama tidak ada kendala tapi tindak lanjutnya terkesan lambat,” sambungnya.

D Mengaku, putrinya menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh tiga teman mainnya. Karena di cabuli pada April 2021 oleh ketiga terlapor pada waktu yang berbeda-beda.