Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Kapan Bisa Vaksin Booster Setelah Positif Covid? Ini Penjelasannya

BeritaIndo – Kapan bisa Vaksin Booster setelah positif Covid ? Pertanyaan ini penting diketahui bagi pasien yang baru saja dinyatakan sembuh. Diketahui vaksinasi dosis ketiga atau booster ini sudah tersedia dan bisa di akses seluruh masyarakat.

Para penyintas Covid-19 tak bisa langsung menerima dosis vaksin booster. Diperlukan jeda waktu tertentu sesuai dengan tingkat gejala yang dirasakan. Lalu kapan bisa vaksin booster setelah positif Covid ?

Ketentuan vaksin booster bagi penyintas Covid berbeda tergantung tingkat gejala yang dirasakan. Berikat ketentuan soal kapan bisa vaksin booster setelah positif Covid :

  1. Penyintas dengan gejala ringan atau sedang : 1 Bulan setelah dinyatakan sembuh.
  2. 2 Penyintas dengna gejala berat : 3bulan setelah dinyatakan sembuh.

Untuk diketahui, pemberian vaksin dosis ketiga atau booster dapat dilakukan dengan dua cara yaitu vaksin homolog dengan dosis primer atau vaksin heterolog vaksin berbeda dengan dosis primer.

Pemberian vaksin booster menyesuaikan dengna jenis vaksin yang tersedia di lokasi, dimana juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA dari BPOM dan rekomendasi ITAGI.

”Vaksin yang digunakan untuk dosis booster ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired terdekat,” Kata Juru Bicara Vasinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr.Siti nadia Tarmidzi di Jakarta, Senin (28/2).

Pemberian vaksin  booster diatur melalui Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/1180/2022. SE ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu pada 25 Februari.

”Interval pemberian dosis lanjutan booster bagi lansia usia diatas 60 tahun dan masyarakat umum perlu disesuaikan menjadi minimal tiga bulan setelah mendapat vaksinasi primer lengkap,” demikian isi SE tersebut.