January 29, 2022

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Jejak Bejat Pemerkosa Anak di Setiabudi Bikin Wakil Rakyat Ikut Gerak

BeritaIndo – Polisi mengungkap kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial E terhadap anak usia 9 tahun di Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Ironisnya, pelaku adalah paman korban.

Belakangan terungkap, pelaku juga pernah melakukan aksi bejat pada beberapa tahun sebelumnya terhadap korban berbeda. kasus ini pun menjadi perhatian anggota DPR.

Ibu korban berinisial N (47) menuturkan kasus pemerkosaan ini terungkap dari kecurigaannya atas uang Rp 25 ribu yang dimiliki anaknya. N kemudian menanyakan dari mana asal uang itu.

”Saya tak pernah ngasih uang sebanyak itu. Lalu anak saya bilang ini dari nama samaran pelaku, dari situlah saya berkesimpulan segala macam di pikiran saya, hati saya, karena si pelaku tidak pernah ngasih uang ke anak saya,” Kata N.

N lantas langsung membawa kasus yang menimpa anaknya ke kepolisian. Laporan kasus tersebut tertuang dalam nomor Laporan LP/08/K/I/2022/Sek Budi.

Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi menuturkan aksi keji pelaku dilakukan pada Senin (3/1), sekitar pukul 13:00 WIB. Polisi mengungkap pelaku merupakan paman korban.

Saat itu pelaku sedang berada di rumah korban. Menurut Beddy, karena dianggap bagian dari keluarga, pelaku bisa leluasa masuk ke rumah korban. Saat situasi dianggap aman, pelaku melancarkan aksi bejat kepada keponakannya yang masih berusia 9 tahun tersebut. Pelaku melakukan perbuatan cabulnya itu dengan iming-iming sejumlah uang kepada korban.

Polisi mengungkap jejak Kriminal E, tersangka pemerkosaan anak berusia 9 tahun di Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Tersangka E diduga pernah melakukan aksi yang sama 3 tahun silam.

Lucky menjelaskan kejadian pelecehan 3 tahun silam tersebut tidak dibawa ke jalur hukum. Keluarga memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan. Lebih lanjut, Lucky mengatakan tempat kejadian perkara kedua kejadian adalah sama yaitu di kamar tersangka. Saat kejadian pelecehan, keponakan tersangka yang dari padang itu disebut Lucky berusia 115 tahun.

Sementara itu, ibu korban berinisial N (47) bersama anak akan kembali mendatangi Polsek Setiabudi. Pemanggilan itu mengetahui kondisi Psikologi anak.

Polisi mengungkap modus yang digunakan oleh E, tersangka kasus pemerkosaan anak berusia 9 tahun di Setiabudi, jakarta Selatan. Dalam kasus tersebut, E diketahui mengiming-imingi korban dengan uang sebesar Rp 25 ribu.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Minggu melakukan inspeksi mendadak terkait penangangan kasus pemerkosaan anak berusia 9 tahun di Polsek Setiabudi. Dasco menyambangi Polsek Setiabudi untuk mengetahui lebih lanjut terkti pelaporan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kasus pemerkosaa itu menimpa anak berusia 9 tahun. laporan kasus tersebut tertuang dalam Nomor Laporan: LP/08/K/I/2022/Sek Budi. Dasco menyebut polisi sudah bertindak cepat dalam kasus ini.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menuturkan pengecekan tersebut merupakan permintaan ketua DPR RI, Puan Maharani Soekarnoputri. Dia mengharapkan kerja cepat aparat dalam menindaklanjuti kasus kekerasan seksual terus diimplementasikan usai Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual disahkan.

Dia juga menyoroti pendampingan psikologis terhadap anak korban kasus kekerasan seksual. Menurutnya, sejumlah lembaga akan berpartisipasi untuk memulihkan trauma korban pascakejadian tersebut.

Setelah dari Polsek Setiabudi, Dasco mengunjungi pihak keluarga korban di bilangan Jakarta Selatan. Dia menuturkan hendak memberikan simpati terhadap keluarga korban atas kejadian memilukan tersebut.