January 29, 2022

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Janji China Hingga AS Untuk Cegah Perang Nuklir

BeritaIndo – Lima negara yang memiliki kekuatan nuklir dunia Pada Senin (03/01) berjanji untuk mencegah proliferasi senjata nuklir dan mengatakan bahwa perang nuklir bukanlah suatu pilihan.

Dalam pernyataan langkah yang dikeluarkan bersama, China, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat mengatakan. ”kami sangat yakin bahwa penyebaran lebih lanjut dari senjata semacam itu harus dicegah.

Ada juga penegasan bahwa senjata nuklir selama masih ada harus digunakan untuk  tujuan defensif, mencegah agresi, dan mencegah perang. Lima anggota tetap Dewa Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa setuju untuk melakukan negosiasi dengan itikad baik tentang langkah-langkah efektif yang berkaitan dengan penghentian perlombaan senjata nuklir, perlucutan senjata nuklir, dan pada perjanjian tentang perlucutan senjata umum, lengkap di bawa kendali internasional yang ketat dan efektif.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan ”Kami berharap bahwa dalam kondisi keamanan internasional yang sulit saat ini, persetujuan pernyataan politik semacam itu akan membantu mengurangi tingkat ketegangan internasional.

NPT adalah perjanjian internasional yang dirancang untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan teknologi senjata sambil berusaha mencapai perlucutan senjata nuklir sepenuhnya. Kesepakatan ini mendukung hak memanfaatkan tenaga nuklir untuk tujuan damai.

Perjanjian tersebut mulai berlaku tahun 1970 setelah dibuka untuk ditandatangani pada tahun 1968. Secara total, 191 negara telah menandatangani perjanjian tersebut, termasuk lima negara senjata nuklir yang diakui.

Menurut kantor PBB untuk Urusan Perlucutan Senajta, lebih banyak negara telah meratifikasi NPT daripada perjanjian pembatasan senjata dan perlucutan senjata lainnya, yang dianggap sebagai bukti signifikansinya.

Pernyataan itu muncuk di tengah ketegangan yang meningkat diantara kekuatan global. Penumpukan militer di perbatasan Rusia dengan Ukraina dan kekhawatiran Kyiv akan invasi telah membuat Washington memperingatkan Moskow tentang sanksi berat. AS mengatakan akan merespos dengan tegas jika Rusia menginvasi Ukraina lebih lanjut.