Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Janji Amerika Serikat Pasok Senjata ke Ukraina untuk Lawan Rusia

BeritaIndo – Amerika Serikat berkomitment untuk membantu Ukraina Melawan Rusia dengan segala cara, Salah Satunya, yakni dengan tanpa berhenti memasok senjata untuk Ukraina.

Komitmen Amerika Serikat ini disampaikan saat Ukraina menyerukan permintaan lebih banyak bantuan militer dari negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat. Sementara itu , penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullvian, mengamini permintaan Ukraina tersebut.

Dia menegaskan pemerintahan Presiden Joe Biden akan mengirimkan lebih banyak senjata ke Ukraina demi mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah dan menargetkan warga sipil. Amerika Serikat menyebut serangan terhadap warga sipil sebagai kejahatan perang.

”Kita akan mendapatkan untuk Ukraina senjata-senjata yang dibutuhkannya untuk mengalahkan Rusia, untuk menghentikan mereka merebut lebih banyak kota dimana mereka melakukan kejahatan-kejahatan ini,” tegas Sullivan dalam wawancara dengan program televisi.

Penegasan itu juga disampaikan Sulivan saat berbicara dalam program Televisi Meet The Press. Dia menyatakan AS bekerja sepanjang waktu untuk mengirimkan persenjataan kita sendiri dan mengatur dan mengkoordinasikan pengiriman persenjataan itu dari banyak negara lainnya.

Pekan lalu, Gedung Putih juga mengumumkan bahwa AS telah mengirimkan bantuan militer total senilai 1,7 Miliar US Dollar ke Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi sejak 24 Februari lalu. Berbagai senjata mulai dari rudal antipesawat Stinger hingga rudal antitan Javelin, serta amunisi dan pelindung tubuh dikirimkan oleh Amerika Serikat.

Namun para pemimpin negara Barat ditekan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyediakan persenjataan dan peralat yang lebih berat untuk menghadapi Rusia di wilayah timur negaranya, dimana Rusia diperkirakan akan meningkatkan upaya militernya.

Militer Ukraina juga dilaporkan terus bersiap menghadapi serangan terbaru pasukan Rusia di wilayahnya. Sementara Presiden Volodymyr terus menggalang dukungan internasional seraya memperingatkan warganya bahwa sepekan ke depan akan menjadi momen penting dan menegangkan.

”Tentara Rusia akan bergerak ke operasi yang lebih besar di wilayah timur negara kita. Mereka bahkan mungkin menggunakan rudal-rudal terhadap kita, bahkan lebih banyak bom udara. Tapi kita bersiap untuk tindakan mereka.” Kata Zelensky.