November 29, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Istri Bandar Narkoba di Sumsel Lolos Dari Tuntutan 16 Tahun Penjara

BeritaIndo – Terdakwa kasus narkoba, Hijriah Agustina, divonis bebas. Istri bandar narkoba ini tidak terbukti salah seperti dakwaan jaksa.

Dalam Putusan sidang nomor 796/Pid.Sus/2021/PN Plg Hijriah bebas dari tuntutan 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan. Dia dinilai tidak terbukti melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

”Menurut fakta persidangan terdakwa divonis bebas, karena tidak terbukti menjual, tidak terbukti juga menguasai. Tetapi dia mengetahui bahwa suaminya berbisnis narkoba,” Kata Pejabat Humas PN Palembang, Abu Hanifah.

Menurut Abu, orang yang mengetahui tindak pidana narkoba namun tidak melapor sebenarnya bisa dihukum. Namun, dia menyebut majelis hakim memberi vonis bebas karena pasal yang didakwakan ke terdakwa tidak terkait soal mengetahui atau tidaknya kasus narkoba.

”Semestinya orang yang mengetahui dan tidak melaporkan adanya tindak pidana narkoba bisa dihukum, tapi kalau Pengadilan itu untuk menghukum rang harus masuk dalam surat dakwaan. Ketika Pasal 131 KUHP tentang mengetahui namun tidak melapor itu tidak dakwakan, Hakim tidak bisa menghukumnya,” Ujarnya.

Jaksa mengaku bakal mengajukan kasasi. Menurut Jaksa, fakta-fakta persidangan menunjukkan Hijriah terbukti bersalah terlibat dalam kasus narkotika.

”Kita akan melakukan kasasi karena kita menilau putusan yang disampaikan dalam persidangan tidak sesuai dengan tuntutan,” Kata Kasi Pidum Kejari Palembang, Agung Kesuma.

”Kami yakin bahwa si terdakwa ini memang terlibat dengan suaminya. Kasasinya secepatnya akan kita sampaikan dalam waktu dekat. Untuk suaminya Hijriah dalam waktu dekat juga akan menjalani sidang putusan,” sambungnya.

Sebelum, polisi menggerebek kampung narkoba di kawasan Tangga Buntung, Gandus dan Ilir Barat II, Palembang, Minggu (11/4/2021). Polisi menangkap suami istri, Ateng dan Hijriah, dalam waktu dan tempat berbeda.

”Bandar besar yang memiliki sabu 1,5 kilogram salah satunya juga kita amankan. Mereka sepasang suami istri, Ateng (DPO) dan Hijriah. Hijriah kita tangkap dan mengaku telah menjadi bandar besar di kampung tersebut bersama suaminya, Ateng yang kini masih kita buru,” kasat Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi, Senin (12/4/2021).

”Bandar besar yang sempat buron ini kita tangkap Desa Tanjung Sari, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Minggu (25/4/2021) dini hari sekitar pukul 00:45 WIB,” Kata Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Heri Istu.