October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Ibu dan Anak Dibunuh Orang Dikenal Ryan Jombang Bantah Bahar Berutang

BeritaIndo – Kasus pembunuhan di Subang masih membetot perhatian publik. Siapa pelaku yang tega membunuh ibu dan anak hampir menemui titik terang. Selain itu, akhir dari kasus Habib Bahar bin Smith dan Ryan Jombang juga masih menggantung.

Selain dua berita di atas, ada sejumlah berita lainnya yang menarik anda baca, seperti Toserba di Kabupaten Bandung yang hangsu terbakar sehingga merugi miliaran rupiah.

Fakta baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terungkap. Tuti (55) dibunuh saat tertidur. Diduga kuat korban tewas dengan satu pukulan di kepala dari hasil autopsi, memang terungkap tengkorak kepala patah.

”Kondisi ibu dibantai itu ketika tidur,” Ujar Kasat Reskrim Polres Subang.

Tuti diduga dibunuh lima jam sebelum anaknya Amelia Mustika Ratu (23) yang diperkirakan tewas 05:00 WIB ( 18/8/2021 ).”Anaknya sempat dianiaya kalau dilihat dari lukanya,” Kata Zulkarnaen.

Sementara itu dari hasil olah TKP, polisi memperkirakan antara korban dan pelaku saling mengenal. Pelaku diduga berjumlah dua orang.

”Dari jejak alas kaki disana ada dua tapak kaki yang berbeda, diduga pelaku lebih dari satu orang,” Kata Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Jasad ibu-anak ditemukan dalam bagasi mobil dirumahnya, Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa barat.

Polisi memeriksa 10 saksi, termasuk suaminya Yosep (55). kepada polisi, Yosep mengaku saat malam kejadian dia tengah berada di rumah istri mudanya.

”Menurut keterangan saudara Y ( suami korban ) bahwa pada malam hari saudara Y berada di istri mudanya,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kobmes Erdi A Chaniago.

Erdi mengatakan masih berdasarkan pengakuan suaminya, saat pulang Y melihat posisi rumah sudah berantakan. Adapun kondisi berantakan itu terlihat di kamar dan kamar mandi.

Api melalap sebuah toserba di Taman Kopo Indah II , Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (20/8/2021) dini hari tadi. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai RP 4,5miliar.

Api mulai diketahui muncul sekitar pukul 00:33 WIB. Warga melihat percikan api dan listrik yang terhubung antara pusat perbelanjaan dan ruko disampingnya. Api merambat dan semakin membesar.

Saat ini, petugas dibantu pihak kepolisian pun masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sementara, Api diduga karena adanya korsleting listrik. ”Dugaan korsleting listrik, namun harus kembali diinvestigasi kembali,” Ujarnya.