Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Gempuran Rusia di Ukraina Masih Berlangsung, Ini Kabar Terbarunya

BeritaIndo – Rusia terus melancarkan serangan ke berbagai wilayah di Ukraina. Serangan ini menyasar bandar hingga pangkalan militer di Kota-kota Ukraina.

Setidaknya 8 rudal dilaporkan menghantam sebuah pangkalan militer Yavoriv, Ukraina yang berada di dekat perbatasan Polandia. Akibatnya, 9 orang dilaporkan tewas dan 57 lainnya luka-luka.

Diketahui serangan udara dilancarkan Rusia ke Pusat Penjaga Perdamaian dan Keamanan Internasionak (IPSC). Menurut laporan terdapat sejumlah instruktur militer asing yang pernah bekerja di IPSC, namun belum diketahui pasti apakah mereka berada di lokasi saat serangan udara terjadi.

”Para penjajah melancarkan serangan udara ke Pusat Penajga Perdamaian dan Keamanan Internasional (IPSC) Menurut data awal, mereka menembakkan delapanrudal,” Kata Otoritas militer regional Lviv dalam sebuah pernyataan dilansir.

Seorang perwakilan Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan bahwa kementerian masih berusaha untuk memastikan apakah ada instruktur asing berada di fasilitas tersebut pada saat serangan. Diketahui fasilitas tersebut menjadi lokasi latihan bersama dengan NATO, yang terletak kurang dari 25 kilometer dari perbatasan Polandia.

Sebuah bandara yang berada di kota Ivano-Frankivsk, Ukraina menjadi sasaran serangan invasi Rusia. Serangan Rusia terhadap bandara ini adalah yang ketiga selama invasi ke Ukraina.

”Menurut informasi awal, ledakan pagi ini berasal dari serangan di bandara,” Kata Wali Kota Ivano-Frankivsk, Ruslan Martsinkiv di Facebook. Menurut informasi yang diterima sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa akibat serangan itu.

Serangan udara Rusia di kota Severodonetsk dan Rubizhne di wilayah Luhansk, Ukraina menyebabkan kerusakan di berbagai tempat. Layanan Darurat Ukraina (SES) mengatakan pukuhan apartemen rusak dan memicu kebakaran besar.

Ukraina menyebut ada sekitar 60 bangunan, termasuk rumah pribadi dan gedung apartemen, yang rusak akibat serangan semalam. Namun BBC belum melakukan verifikasi secara independen atas laporan tersebut.

Kota Chernihiv, Ukraina juga dilanda serangan Udara Rusiaselama tiga malam berturut-turut. Kepala wilayah Chernihiv Vyacheslav Chaus mengatakan di saluran Telegramnya bahwa penjajah melancarkan serangan udara ke gedung bertingkat tinggi di malam hari.

Chaus menambahkan selama 24 jam terakhir telah terjadi sepuluh kebakaran. Kebakaran tersebut menyebabkan tiga orang tewas. Kepala pemerintahan regional Luhansk, Serhiy Haidai, mengatakan telah terjadi penembakan besar-besaran di beberapa kota, termasuk Kreminna dan Rubizhne.