Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Gempar Tantangan ke PBB Segera Tindak Rusia Atau Bubar

BeritaIndo – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpidato di rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Desakannya terhadap PBB untuk bertindak atas invasi Rusia ke Ukraina atau membubarkan diri bikin gempar.

Pidato Zelensky ini ditayangkan lewat pesan video di rapat Dewan Keamanan PBB di New York. Dia meminta PBB segera mengambil tindakan atas perbuatan Rusia dan meminta pertanggungjawaban Rusia atas perang yang terjadi.

Pidato Zelensky itu disampaikan ditengah kemarahan global atas gambar-gambar tumpukan mayat di Bucha dan kota-kota lain di dekat Kiev setelah pasukan Rusia mundur. Zelensky dan pejabat lainnya mengecam perbuatan Rusia sebagai kejahatan perang dan upaya genosida.

”Orang-orang tewas di apartemen, rumah, warga sipil dihancurkan oleh tank saat duduk di mobil mereka di tengah jalan,” kata Zelensky dalam pesan video kepada Dewan Keamanan PBB di New York.

Zelensky mewanti-wanti apa yang mungkin terjadi jika DK PBB tidak segera bertindak. Dia meminta DK PBB segera mengambil sikap atas invasi Rusia terhadap Ukraina.

Zelensky menentang PBB untuk bertindak segera terhadap Rusia atau membubarkan diri Anda. Dia juga menunjukkan rekaman mengerikan mayat-mayat termasuk anak-anak yang disebutnya korban kekejaman Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan apa yang disebutnya sebagai kekejaman pasukan Rusia, saat berpidato di hadapan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Zelensky menuduh tentara Rusia membunuh warga sipil tanpa pandang bulu hanya untuk kesenangan mereka.

Pidato secara virtual itu disampaikan Zelensky pada Selasa (5/4) waktu setempat, atau sehari setelah mengunjungi langsung kota Bucha, di pinggiran ibu kota Kiev, yang menjadi lokasi temuan mayat bergelimpangan dan kuburan massal usai Rusia menarik pasukannya dari area tersebut.

Dalam pidato yang emosional, Zelensky menceritakan situasi mengerikan yang terungkap di Kota Bucha sepeninggal pasukan Rusia. Dia enggambarkan bagaimana seluruh keluarga dibunuh, mayat-mayat ditemukan dengan leher digorok, dan para wanita diperkosa lalu dibunuh di depan anak-anak mereka.

Zelensky menyebut tindakan pasukan Rusia tidak berbeda dengan tindakan kelompok teror, kecuali Rusia adalah anggota permanen dewan Keamanan PBB.