October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Geger Video Pemerkosaan Tahanan

BeritaIndo – Otoritas penjara Rusia memecat lima pejabat, termasuk kepala rumah sakit dan seorang kepala daerah, setelah munculnya video mengerikan tentang dugaan pemerkosaan tahanan di sebuah rumah sakit penjara.

Video dugaan pemerkosaan dan penyiksaan di rumah sakit penjara yang merawat narapidana penderita tuberkolosis di pusat kota Saratov diterbitkan minggu ini, sebuah kelompok hak asasi yang bertujuan untuk mengekspos pelanggaran dalam sistem penjara Rusia yang luas.

Sebuah video yang menunjukkan seorang pria telanjang sodomi dengan tongkat di rumah sakit penajra yang merawat pasien tuberkolosis di Kota Saratov. Pria yang diikat ke tempat tidur itu tedengar berteriak kesakitan.

Dinas Penjara Federal(FSIN) dengan cepat mengumumkan penyelidikan, dan pada hari rabu (6/10) FSIN mengatakan bahwa kepala rumah sakit penjara, Pavel Gatsenko, dan tiga pejabat penjara regional telah dipecat.

FSIN menambahkan, Alexei Fedotov, kepala regional di Saratov, juga akan dicopot dari jabatannya karena kesalahan serius dalam pekerjaannya.

Disebutkan bahwa hasil penyelidikan akan diserahkan kepada Komite Investigasi, yang memeriksa kejahatan besar di Rusia.

Komite, Investigasi mengatakan telah membuka tujuh penyelidikan kriminal, termasuk penyerangan seksual dan penyalahgunaan kekuasaan dalam sistem penjara Saratov.

Komite tersebut mengatakan telah mendokumentasikan kejahatan terhadap empat narapidana di rumah sakit penjara Saratov antara Januari 2020 dan Mei 2021.

Vladimir Osechkin, pengawasan mengatakan bahwa para narapidana di rumah sakit penjara Saratov telah dilecehkan selama bertahun-tahun dan pihak berwenang sebelumnya menutup mata terhadap laporan penganiayaan.

Osechkin mengatakan kelompoknya telah mendapatkanb lebih dari 1.000 file video rahasia, yang diduga menunjukkan adegan penyiksaan di penajra-penjara di seluruh negeri. Video-video itu secara bertahap akan dirilis untuk menarik perhatian pada penyalahgunaan sistemik.

Dia mengatakan para tahanan disalahgunakan untuk tujuan memeras uang atau membuat mereka bekerja sama dengan sipir, dan aksi-aksi penganiayaan biasanya direkam oleh narapidana yang bekerja sama dengan otoritas penjara,