Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Emosi Pria ”Tabrak Lari” Pura-pura Pincang Usai Gagal Beraksi

BeritaIndo – Seorang pria sempat marah kepada warga lantaran aksi modus menjadi korban tabrak larinya gagal dilancarkan. Aksi yang terjadi di pasar Rebo, Jakarta Timur, itu cukup menyita perhatian publik.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu saksi yang berada di TKP, yang tepatnya berada di depan PP Plaza, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Pada Rabu (26/1/2022), sekitar pukul 10:00 WIB. Saksi bernama Irfan mengatakan pria itu meluapkan emosinya setelah salah satu pemotor lainnya berteriak modus kepadanya.

Korban merupakan pengendara mobil pun sempat terlibat adu mulut dengan pelaku selama kurang-lebih 5 menit. Bahkan pria itu, kata Irfan, sempat bergelantung di kaca mobil hingga terseret.

Pelaku yang sempat kesal itu, akhirnya meminta membonceng pemotor yang sedang lewat untuk meninggalkan lokasi. Kejadian ini sempat terekam dari dalam mobil sang korban, dan viral di media sosial.

Aksi pemerasan dengan berpura-pura pincang setelah mengaku menjadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur, membuat heboh warga. Polisi mengatakan aksi pelaku itu merupakan modus lama dari praktik kejahatan pemerasan.

Menurut Ahsanul, tindakan seperti itu sudah sejak lima tahun lalu. Namun, berkat media sosial, kejadian serupa kini kembali viral di masyarakat. Terkait kasus yang tengah menyita perhatian tersebut, Ahsanul mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Saksi-saksi dan bukti petunjuk di lokasi terus dikumpulkan polisi.

Peristiwa percobaan penipuan bermodus tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral. Kejadian jalanan itu menyedut perhatian warga. Setidaknya, ada dua pilihan spontan yang bisa dilakukan korban. Berhenti atau jalan terus. Bila berhenti, tentu saja kita harus berurusan dengan sipenipu. Bila jalan terus, isikonya kita bisa diuber masa.

Pakar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Profesor Adrianus Eliasta Sembiring Meliala menyatakan jalanan adalah tempat yang kerap tak selalu aman. Orang yang lengah bisa mudah menjadi korban.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polri sering melakukan patroli di wilayah yang rawan kejahatan. Hal itu diminta lantaran modus tabrak lari yang terjadi di Pasar Rebo.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengatakan kejahatan jalanan merupakan salah satu masalah keamanan di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat kesenjangan yang cukup tinggi. Dia juga meminta Polri bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) untuk pemasangan CCTV.