Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Direktur CIA Sebut Putin Percaya Diri Bakal Menang Perang di Ukraina

BeritaIndo – Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA, Bill Burns, memberikan tanggapannya terkai sikap Presiden Rusia Vladimir Putin soal perang di Ukraina. Burns menyebut Putin Percaya dirinya tidak akan kalah dan akan menggandakan konflik di Ukraina agar bisa menang.

”Presiden Rusia Vladimir Putin percaya bahwa tidak boleh kalah di Ukraina dan akan menggandakan perang disana, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda berencana untuk menggunakan senjata nuklir taktis,” demikian disampaikan Bill Burns pada Sabtu lalu dalam sebuah konferensi Financial Times.

Burns menyebut Putin masih yakin pada kemampuan militer Rusia di Ukraina. Keyakinan kuat ini terus dipertahankan meski Rusia mengalami kekalahan perang.

”Terlpeas dari kegagalan pasukan Rusia untuk merebut Kiev dan perjuangan mereka untuk maju disepanjang garis depan utama perang di wilayahnya Donbas tenggara, pemimpin Rusia itu tidak mengubah pandangannya bahwa pasukanbya dapat mengalahkan Ukraina,” lanjut Burns.

Diketahui Putin telah melakukan invasi di Ukraina sejak Februari lalu. Dirinya tak terpengaruh dengan perlawanan yang dilakukan pasukan Ukraina. ”Putin tidak terhalang oleh perlawanan dalam perang karena dia mempertaruhkan begitu banyak pilihan yang dia buat untuk meluncurkan invasi ini,” Kata Burns.

Mantan Duta Besar AS untuk Rusia itu memang sudha lama mempelajari gerak-gerik putin. Namun dia dan sejumlah badan intelijen Barat Lainnya tidak melihat tanda-tanda bahwa Moskow siap untuk mengerahkan senjata nuklir taktis untuk meraih kemenangan di Ukraina atau untuk menargetkan para pendukung di negara tersebut.

Tak lama setelah meluncurkan invasi pada 24 Februari lalu, Rusia menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi. Sejak itu Putin telah membuat ancaman terselubung yang mengisyaratkan kesediaan untuk menyebarkan senjata nuklir taktis Rusia jika Barat secara langsung campur tangan dalam konflik Ukraina.

”Kami tidak melihat, sebagai komunitas intelijen, bukti praktis pada perencanaan Rusia untuk penyebaran atau bahkan potensi penggunaan senjata nuklir taktis,” Kata Burns.

Meski begitu, Burns tidak memberikan penilaian apapun tentang situasi perang Ukraina Rusia saat ini atau memprediksi bagaimana perang akan berakhir.