October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Diabetes Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19, Apa Penyebabnya ?

BeritaIndo – Diabetes sering dikaitkan dengan Covid-19 selama masa pandemi ini. Penyakit diabetes seringkali disebut bisa memperburuk kondisi pasien Covid-19.

”Diabetes dan Covid-19 merupakan dua perpaduan yang sangat tidak bagus,” Kata Dr.dr. Wismandari, Sp.PD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik & Diabetes.

Hal tersebut dia sampaikan pada webinar bertajuk Waspadai Pengaruh Diabetes terhadap Covid-19, yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Pondok Indah, Pondok Indah, Kamis (7/10/2021).

Penyebabnya adalah virus SARS-CoV-2 pemicu penyakit Covid-19 yang mampu merusak sel beta yang terletak di dalam pankreas. Organ Pankreas ini berfungsi untuk menghasilkan insulin. Jika insulin berkurang, Maka gula darah akan meningkat selama seseorang menderita Covid-19. Kondisi ini akan berbahaya jika Pasien Covid-19 memiliki riwayat Diabetes.

Tidak hanya itu, diketahui juga bahwa Covid-19 yang parah mampu menyebabkan badai sitokin dalam tubuh. Badai sitokin adalah sekelompok gejala medis dimana sistem kekebalan tubuh mengalami terlalu banyak peradangan.

Saat badai sitokin pada pasien Covid-19 terjadi, sel tubuh akan mengirim sinyal bahaya akibat adanya virus yang masuk sehingga sel tersebut membunuh dirinya sendiri.

Kondisi yang parah dapat terjadi jika badai sitokin terjadi pada pasien Covid-19 dengan sakit parah dan memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes.

Ketika pasien Covid-19 mengalami badai sitokin, insulin akan tidak bekerja dengan baik atau terjadinya resistensi insulin yang menyebabkan gula darah meningkat. Ini adalah kondisi bolak-balik karena resistensi insulin sebabkan gula darah tinggi, sementara gula darah tinggi juga bisa sebabkan resistensi insulin meningkat.

Lebih lanjut lagi, ketika gula darah meningkat, peradangan pada tubuh akan terjadi dan memperburuk infeksi Sars-Cov-2 yang dialami pasien. Pada akhirnya, saat gula darah tinggi, kerusakan pembuluh darah yang memicu penyumbatan di pembuluh darah atau trombosis kemungkinan terjadi.