October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Di Greenland Untuk Pertama Kali Turun Hujan dengan Curah Ekstrem

BeritaIndo – Untuk Pertama turun hujan, bukan salju, di puncak Greenland, kira-kira 3.218 m di atas permukaan laut. Suhu di puncah Greenland akhir pekan ini naik di atas titik beku untuk ketiga kalinya dalam waktu kurang dari satu dekade.

Udara hangat memicu peristiwa hujan ekstrem yang membuang 7 miliar ton air ke lapisan es, cukup untuk mengisi Lincoln Memorial Reflecting Pool di National Mall di Washington DC, hampir 250.000 kali.

Menurut National Snow and Ice Data Center, itu adalah curah hujan tertinggi di lapisan es sejak pencatatan dimulai pada 1950. Disebutkan juga bahwa jumlah massa es yang hilang pada Minggu (15/8/2021), 7 kali lebih tinggi dari apda rata-rata harian untuk sepanjang tahun ini.

Ted Scambos, seorang ilmuwan peneliti senior di National Snow and Ice Data center di University of Colorado, mengatakan ini adalah bukti Greenland memanas dengan cepat.

”Apa yang terjadi bukan hanya satu atau dua dekade yang hangat dalam pola iklim yang berubah-ubah,” Kata Scambos.

Stasiun Puncak National Science Foundation (NSF) terletak di titik tertinggi di lapisan es Greenland, dimana para ilmuwan dapat mengamati cuaca Arktik dan perubahan es.

Stasiun ini telah dikelola sepanjang tahun untuk mengamati perubahan ekstrem sejak 1989. Sebagian besar hujan ekstrem untuk mengamati perubahan ekstrem sejak 1989. Sebagian besar hujan ekstrem pada akhir pekan turun dari pantai tenggara Greenland hingga ke Stasiun Summit.

Jennifer Mercer, program officer untuk Office of Polar Programs di NSF mengatakan karena peristiwa hujan ekstrem, operasi di Stasiun Summit perlu diubah.

Pada 2 tahun lalu itu, beruang kutub berhasil mencapai Stasiun Puncak Greenland, yang tidak biasa karena beruang kutub tinggal di daerah pesisir di mana mereka dapat dengan mudah menemukan makanan.