October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Dana Hibah Pembangunan Gereja di Sintang Dipakai Anggota DPRD Kalbar ke Yerusalem

BeritaIndo – Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) Taliwondo mengatakan, penggunaan dana hibah untuk pembangunan gereja di Desa Semuntai, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, tidak sesuai peruntukannya.

Dana Hibah tersebut malah dipakai anggota DPRD Kalbar berinisial TI untuk memberangkatkan pendeta ke Yerusalem.

”Setelah cair, tersangka TI mendapatkan RP 100juta, dan uang itu dipergunakan untuk memberangkatkan pendeta-pendeta ke Yerusalem,” Kata Taliwondo kepada wartawan.

Sementara itu, Kejati Kalbar Masyhudi menambahkan, dana hibah yang diberikan Pemkab Singang semestinya untuk pembangunan gereja. ”Namun, Anggaran ini dikorupsi. Bahkan anggarannya ditransfer ke salah satunya rekening pribadi,” Ujar Masyuhdi.

Masyhudi memastikan, penahanan terhadap empat tersangka ini menjadi bukti komitmen kejaksaan tidak pandang bulu dalam menindak siapa saja yang melanggar.

”Ini jadi contoh komitmen kejaksaan tidak main-main menindak pelaku korupsi. Hukum berlaku untuk siapa saja,” Tutup Masyhudi.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Kalbar menangkap emapt orang yang diduga terlibat dugaan korupsi dana hibah untuk gereja di Desa Semuntai, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

Keempat orang yang ditangkap tersebut masing-masing JM selaku pengurus gereja, SM selaku aparatur sipil Negara, anggota DPRD Kalbar TI, dan anggota DPRD Sintang TM.

Asisten Intelejen Kejati Kalbar Taliwondo mengatakan berdasarkan laporan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan BPKP Kalbar kerugian keuangan negara sebesar RP 241 juta.

Taliwondo menerangkan, setelah dicairkan, uang tersebut diserahkan kepada SM Sebesar Rp 219.150.000 lalu dibagikan masing-masing kepada TI sebesar RP 100 juta yang dipergunakan untuk memberangkatkan pendeta-pendeta ke Yerusalem, Kepada TM sebesar RP 19.800.000 sebagai komimen Fee, dan kepada dJM Sebesar Rp 57.318.250 untuk pembangunan gereja.